WhatsApp Icon
BAZNAS Kolaka Utara Salurkan Insentif Rp172 Juta kepada 86 Pembina TPQ sesi 1

KOLAKA UTARA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kolaka Utara menyalurkan bantuan insentif ssi 1 kepada pembina Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kabupaten Kolaka Utara Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 8 September 2026, bertempat di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara.

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk perhatian BAZNAS terhadap para tenaga pengajar TPQ yang selama ini berperan dalam memberikan pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan keagamaan kepada anak-anak di berbagai wilayah Kabupaten Kolaka Utara.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kolaka Utara yang diwakili Asisten I Setda Kolaka Utara, Ir. Ikhwan, MM, Ketua dan unsur pimpinan BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Utara yang diwakili Kepala Tata Usaha Muh. Jafar, S.Pd., MM, Kabag Kesra Kolaka Utara Hj. Haisa Kadir, S.Ag., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kolaka Utara Hj. Darniati, S.Ag., Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Kolaka Utara Nirwan Masyhud, S.Ag.,MBA, serta seluruh pembina TPQ penerima bantuan se-Kabupaten Kolaka Utara.

Rp172 Juta untuk 86 Mustahik

Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara, Bapak Ajmal Arif, Lc., S.HI., MH, dalam sambutannya menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan kepada para pembina TPQ yang menjadi tenaga pengajar pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Menurut Ajmal, keberadaan pembina TPQ memiliki peran penting dalam membangun fondasi keagamaan generasi muda. Mereka tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga turut menanamkan nilai-nilai keislaman dan membentuk karakter anak-anak sejak usia dini.

“Bantuan ini untuk membantu para tenaga pengajar,” jelas Ajmal dalam sambutannya.

Pada tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara menyalurkan bantuan insentif sesi 1 dengan total Rp172 juta kepada 86 mustahik yang merupakan pembina TPQ se-Kabupaten Kolaka Utara.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima, khususnya dalam mendukung aktivitas mereka sebagai pembina dan tenaga pengajar TPQ.

Kemenag Apresiasi Perhatian BAZNAS

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Utara yang diwakili Kepala Tata Usaha Bapak Muh. Jafar, S.Pd., MM, menyampaikan apresiasi atas program bantuan yang disalurkan BAZNAS kepada para pembina TPQ.

Menurutnya, perhatian terhadap para tenaga pengajar Al-Qur’an merupakan bagian penting dalam memperkuat pendidikan keagamaan di masyarakat. Sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, pemerintah daerah, dan para pembina TPQ diharapkan terus terjalin sehingga pembinaan keagamaan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Apresiasi tersebut sekaligus menjadi dukungan terhadap upaya BAZNAS dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan serta kelompok yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

Pemkab Dorong Sinergitas

Dukungan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara disampaikan melalui sambutan Bupati Kolaka Utara yang diwakili Asisten I Setda Kolaka Utara, Bapak Ir. Ikhwan, MM.

Dalam sambutannya, pemerintah daerah menyampaikan dukungan terhadap program BAZNAS dan menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah, BAZNAS, Kementerian Agama, serta para pembina TPQ.

Ia berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung kebutuhan para penerima dan menunjang pelaksanaan kegiatan pembinaan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat program pendistribusian bantuan, tetapi juga meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Kolaka Utara.

Penyerahan Bantuan Secara Simbolis

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada salah satu penerima. Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya pendistribusian bantuan insentif bagi 86 pembina TPQ penerima manfaat.

Program bantuan insentif pembina TPQ Tahun 2026 ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara dalam mendukung para tenaga pengajar Al-Qur’an.

Melalui penyaluran dana umat tersebut, BAZNAS berharap para pembina TPQ dapat terus menjalankan tugasnya dengan baik dalam mendidik dan membina generasi Qur’ani di Kabupaten Kolaka Utara.

Lebih jauh, program ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan Al-Qur’an di tingkat masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun generasi yang memiliki pemahaman agama, berakhlak, dan memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an.

08/09/2026 | Kontributor: KM. Hisbullah, S.Pd., M.Pd (Kabid Humas BAZNAS Kolaka Utara)
BAZNAS Kolaka Utara Salurkan Bantuan Operasional untuk Pondok Pesantren, Tahfidz, dan Panti Asuhan

KOLAKA UTARA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kolaka Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan lembaga pendidikan dan sosial keagamaan melalui kegiatan Pendistribusian Bantuan Operasional Pondok Pesantren, Pondok Tahfidz, dan Panti Asuhan se-Kabupaten Kolaka Utara Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 7 September 2026, bertempat di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara. Kegiatan dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, Dewan Pengawas BAZNAS, pimpinan BAZNAS, serta para pimpinan dan perwakilan pondok pesantren, pondok tahfidz, dan panti asuhan se-Kabupaten Kolaka Utara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kolaka Utara yang diwakili Asisten II Setda Kolaka Utara, Ibu Nurbaya, SE., MM., Ketua dan unsur pimpinan BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Utara yang diwakili Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis), Bapak H. Sudianto, S.Ag., Kabag Kesra Kolaka Utara Ibu Hj. Haisa Kadir, S.Ag., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kolaka Utara Ibu Hj. Darniati, S.Ag., Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Kolaka Utara, serta seluruh pimpinan dan perwakilan lembaga penerima bantuan.

BAZNAS Salurkan Bantuan untuk Lembaga Keagamaan

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara menyalurkan bantuan operasional kepada sejumlah lembaga pendidikan dan sosial keagamaan.

Untuk pondok pesantren se-Kabupaten Kolaka Utara, bantuan yang disalurkan mencapai Rp80 juta untuk delapan lembaga. Sementara itu, bantuan untuk pondok tahfidz mencapai Rp35 juta untuk tujuh lembaga, serta bantuan sebesar Rp20 juta untuk dua lembaga.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan operasional masing-masing lembaga sehingga kegiatan pendidikan, pembinaan santri, dan pelayanan sosial dapat terus berjalan dengan baik.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara, Bapak Ajmal Arif, Lc., S.HI., MH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap keberlangsungan lembaga pendidikan Islam dan sosial yang memiliki peran penting dalam membina generasi muda.

Ajmal mengatakan, dirinya memahami kondisi dan tantangan yang dihadapi pondok pesantren karena pernah merasakan langsung kehidupan sebagai seorang santri. Saat ini, ia juga merasakan posisi sebagai orang tua santri.

“Bantuan ini untuk meringankan biaya operasional pesantren. Saya tahu betul kondisi pesantren karena saya juga pernah menjadi santri dan sekarang menjadi orang tua santri,” ujar Ajmal.

Menurutnya, pondok pesantren, pondok tahfidz, dan lembaga pendidikan keagamaan memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter dan meningkatkan pemahaman keagamaan generasi muda. Karena itu, BAZNAS berupaya mengambil bagian dalam mendukung keberlangsungan lembaga-lembaga tersebut melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pimpinan Pondok Diharapkan Ikut Sosialisasikan Zakat

Dalam kesempatan tersebut, Ajmal juga mengajak para pimpinan pondok pesantren dan para ustadz untuk ikut berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban zakat.

Ia berharap, dalam setiap khutbah, ceramah, maupun kegiatan keagamaan lainnya, para ustadz dapat terus mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menunaikan zakat dan menyalurkannya melalui BAZNAS.

Menurut Ajmal, meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar zakat akan memperkuat kemampuan BAZNAS dalam menjalankan berbagai program pendistribusian dan pemberdayaan masyarakat, termasuk membantu lembaga pendidikan dan sosial keagamaan.

Ajakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem zakat di Kabupaten Kolaka Utara, di mana masyarakat yang memiliki kemampuan menunaikan zakat dapat berkontribusi membantu masyarakat dan lembaga yang membutuhkan.

Kemenag Apresiasi Program BAZNAS

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Utara yang diwakili Seksi Pakis, Bapak H. Sudianto, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas program bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara.

Menurutnya, dukungan terhadap pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan merupakan bagian penting dalam memperkuat pendidikan serta pembinaan keagamaan masyarakat.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi lembaga penerima dan digunakan sesuai kebutuhan operasional serta kepentingan pembinaan para santri.

Pemkab Kolaka Utara Dukung Sinergi

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara melalui sambutan Bupati Kolaka Utara yang diwakili Asisten II Setda Kolaka Utara, Ibu Nurbaya, SE., MM.

Dalam sambutannya, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menyampaikan dukungan terhadap program BAZNAS sekaligus menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah, BAZNAS, Kementerian Agama, dan lembaga pendidikan keagamaan.

Pemerintah daerah berharap bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan operasional lembaga serta memberikan manfaat bagi para santri dan masyarakat.

Sinergi tersebut dinilai penting agar program pemberdayaan dan pelayanan sosial keagamaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Kolaka Utara.

Perwakilan Lembaga Sampaikan Kesan dan Pesan

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan lembaga penerima bantuan.

Dari unsur pondok pesantren, kesan dan pesan disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Istiqamah Cabang Katoi, Ustadz Islahuddin, S.Pd.I., M.Pd.

Sementara dari unsur pondok tahfidz, penyampaian kesan dan pesan diwakili oleh Pimpinan Tahfidz Assadiyah Lapai, Ustadz Samsu Rijal, S.HI., M.Pd.

Keduanya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara kepada lembaga pendidikan keagamaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dalam menunjang operasional serta meningkatkan pelayanan pendidikan dan pembinaan para santri.

Memperkuat Peran Zakat untuk Pendidikan dan Sosial

Pendistribusian bantuan operasional tahun 2026 ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung lembaga pendidikan serta sosial keagamaan di Kabupaten Kolaka Utara.

Melalui bantuan tersebut, BAZNAS tidak hanya menjalankan fungsi pendistribusian dana umat, tetapi juga berupaya memperkuat keberadaan lembaga-lembaga yang memiliki peran strategis dalam pendidikan, pembinaan akhlak, penghafalan Al-Qur'an, serta pelayanan sosial kepada masyarakat.

Dengan dukungan pemerintah daerah, Kementerian Agama, para ulama, pimpinan pondok, dan masyarakat, BAZNAS Kolaka Utara berharap gerakan zakat, infak, dan sedekah semakin tumbuh sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Pada akhirnya, bantuan yang disalurkan diharapkan bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan operasional lembaga, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun generasi Kolaka Utara yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial.

07/09/2026 | Kontributor: KM. Hisbullah, S.Pd., M.Pd (Kabid Humas BAZNAS Kolaka Utara)
BAZNAS Kolaka Utara Salurkan Bantuan Modal Usaha Mikro Rp 419,5 Juta

KOLAKA UTARA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kolaka Utara menyalurkan bantuan modal usaha mikro kepada masyarakat pada tahun 2026. Jika pada tahun-tahun sebelumnya bantuan diserahkan dalam bentuk uang tunai, tahun ini bantuan diberikan langsung dalam bentuk barang sesuai kebutuhan usaha masing-masing penerima.

Perubahan mekanisme tersebut disampaikan dalam kegiatan Penyaluran Bantuan Modal Usaha Mikro Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara, Lantai I Masjid Agung Kolaka Utara, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara Bapak H. Muhammad Idrus, S.Sos.,M.Si Ketua BAZNAS Kolaka Utara Bapak Ajmal Arif, Lc, S.HI., MH Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Utara Bapak Alimuddin, S.Ag.,MH Kepala Kementerian Haji dan Umrah Dra. Hj. Darniati, serta Kabag Kesra Setda Kolaka Utara Hj. Haisa Kadir, S.Pd

Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara mengatakan, bantuan modal usaha mikro tahun ini diberikan kepada 92 mustahik yang tersebar di berbagai kecamatan.

Jumlah tersebut ditetapkan setelah melalui proses seleksi, survei, dan verifikasi lapangan, jumlah masyarakat yang mengajukan bantuan sebenarnya mencapai lebih dari 100 orang.

“Program ini merupakan bantuan modal usaha tahun 2026. Dari lebih seratus orang yang mengajukan, setelah melalui survei dan verifikasi lapangan, sebanyak 92 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk menerima bantuan,” kata Ajmal Arif.

Total nilai bantuan yang disalurkan BAZNAS Kolaka Utara pada tahun ini mencapai Rp 419.500.000. Bantuan diberikan dengan nominal Rp 5 juta dan Rp 3,5 juta sesuai hasil penetapan kebutuhan masing-masing usaha.

Dalam skema baru tersebut, penerima bantuan tidak menerima uang secara langsung. Mustahik dapat mengambil barang yang dibutuhkan untuk menjalankan atau mengembangkan usahanya di toko grosir di wilayah masing-masing. Selanjutnya, pembayaran barang tersebut dituntaskan oleh pihak BAZNAS.

perubahan pola penyaluran bantuan merupakan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan program pada tahun-tahun sebelumnya. BAZNAS masih menemukan adanya penerima bantuan yang tidak menggunakan dana sesuai dengan tujuan awal, yakni sebagai modal usaha.

“Kalau sebelumnya bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai, tahun ini kami salurkan dalam bentuk barang. Tujuannya agar bantuan benar-benar digunakan sebagai modal usaha dan tidak dialihkan untuk kebutuhan lain,” ujarnya.

Menurutnya, pola penyaluran dalam bentuk barang diharapkan dapat memastikan bantuan benar-benar memberikan manfaat bagi keberlangsungan usaha penerima. Dengan demikian, bantuan zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain memberikan bantuan modal, BAZNAS juga mulai mendorong para mustahik untuk membangun kebiasaan berinfak secara rutin. Meskipun penerima belum mencapai nisab zakat, mereka diharapkan mulai menyisihkan sebagian kecil keuntungan dari usahanya, misalnya Rp1.000 setiap hari.

Kebiasaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses membangun kesadaran berbagi sekaligus menumbuhkan kemandirian ekonomi.

“Harapan kami, suatu saat para mustahik ini tidak lagi menjadi penerima bantuan, tetapi berubah menjadi muzaki atau orang yang mampu membantu masyarakat lainnya melalui zakat, infak maupun sedekah,” tuturnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara Muhammad Idrus menyambut baik perubahan mekanisme penyaluran bantuan tersebut. Menurutnya, pemberian bantuan dalam bentuk barang dapat menjadi salah satu langkah untuk memastikan modal benar-benar digunakan bagi pengembangan usaha.

Namun, Idrus mengingatkan agar program pemberdayaan tidak berhenti pada tahap penyerahan bantuan. Menurutnya, diperlukan pendampingan serta evaluasi secara berkala untuk mengetahui perkembangan usaha para penerima.

“Kita jangan hanya memberikan bantuan lalu selesai. Tahun depan muncul nama baru lagi tanpa melihat perkembangan penerima sebelumnya. Harus ada kesinambungan dan pendampingan sehingga bantuan ini benar-benar memberikan dampak,” tegas Idrus.

Ia bahkan mengusulkan agar BAZNAS bersama pemerintah daerah dapat memilih sekitar lima hingga sepuluh penerima potensial untuk mendapatkan pemantauan secara khusus.

Penerima yang menunjukkan perkembangan usaha yang signifikan, kata Idrus, dapat dipertimbangkan memperoleh bantuan lanjutan dengan nominal yang lebih besar sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.

“Kita lihat nanti apakah memungkinkan sesuai aturan. Kalau memang usahanya berkembang dengan baik, kenapa tidak didorong lagi dengan bantuan yang lebih besar, bahkan sampai Rp 50 juta. Yang penting ada semangat, ada motivasi dan ada bukti bahwa bantuan sebelumnya benar-benar dimanfaatkan,” ucap Idrus.

Menurutnya, ukuran keberhasilan program pemberdayaan bukan semata-mata banyaknya bantuan yang disalurkan, melainkan sejauh mana penerima mampu meningkatkan taraf ekonominya, menjadi mandiri, dan pada akhirnya mampu memberikan manfaat kepada masyarakat lainnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Utara Alimuddin menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang berada di seluruh kecamatan.

Menurut Alimuddin, pengumpulan infak, termasuk infak Ramadan dan infak haji, selama ini telah berjalan secara tertib sebelum diserahkan kepada BAZNAS untuk selanjutnya dikelola dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kolaborasi antara Kementerian Agama dan BAZNAS tersebut diharapkan semakin memperkuat optimalisasi pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program bantuan modal usaha mikro tahun 2026 ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana ZIS untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kolaka Utara. Dengan perubahan mekanisme penyaluran, proses seleksi yang lebih ketat, serta rencana pendampingan dan evaluasi berkelanjutan, program tersebut diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha mikro yang semakin mandiri.

Pada akhirnya, penerima manfaat diharapkan tidak selamanya berada pada posisi sebagai mustahik, tetapi dapat berkembang menjadi muzaki yang mampu menunaikan zakat serta berbagi melalui infak dan sedekah kepada masyarakat lainnya.

07/08/2026 | Kontributor: Hisbullah, S.Pd., M.Pd (Kabid Humas BAZNAS Kolaka Utara)
Ketua BAZNAS Kolaka Utara Terima Kunjungan Silaturahmi Civitas Akademika IAI Al Bukhari Wesalo Kolaka Timur

Kolaka Utara, 29 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kolaka Utara menerima kunjungan silaturahmi dari civitas akademika Institut Agama Islam (IAI) Al Bukhari Wesalo Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, di Aula BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara, Rabu (29/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan sekaligus bertukar gagasan mengenai pengembangan pendidikan Islam dan penguatan syiar zakat di tengah masyarakat.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara, Ajmal Arif, Lc., S.H.I., M.H., didampingi Wakil Ketua II Zainul Muluk, S.S. Dari pihak IAI Al Bukhari Wesalo Kolaka Timur hadir Wakil Rektor I Dr. H. Suherman, S.Ag., M.M., bersama Dr. Masri Damang, S.E.I., M.A. dan Kiai Haeruddin, S.Pd.I., M.Pd.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I IAI Al Bukhari Wesalo Kolaka Timur memaparkan berbagai gagasan terkait pengembangan perguruan tinggi keagamaan Islam, termasuk peluang-peluang yang dapat dikembangkan pada masa mendatang dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi institusi terhadap pembangunan umat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara memperkenalkan berbagai program kerja BAZNAS yang telah dan sedang dilaksanakan, khususnya program-program yang berkaitan dengan penguatan pendidikan keagamaan, pemberdayaan masyarakat, serta pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat secara produktif dan tepat sasaran.

Dalam dialog tersebut, Ajmal Arif juga menegaskan pentingnya membangun sinergi antara lembaga pendidikan tinggi Islam dengan BAZNAS dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban menunaikan zakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi dan dakwah kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya zakat sebagai instrumen ibadah sekaligus pemberdayaan ekonomi umat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan akademisi dan tokoh agama, untuk bersama-sama menyampaikan kepada umat Islam yang telah memenuhi syarat wajib zakat agar menunaikan kewajibannya melalui lembaga resmi. Dengan demikian, potensi zakat dapat dikelola secara profesional dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara dan IAI Al Bukhari Wesalo Kolaka Timur, terutama dalam mendukung pengembangan pendidikan Islam, peningkatan literasi zakat, serta pemberdayaan umat melalui berbagai program yang berorientasi pada kemaslahatan bersama.

29/07/2026 | Kontributor: Hisbullah, S.Pd., M.Pd (Kabid Humas BAZNAS Kolaka Utara)
BAZNAS Kolaka Utara dan BKMT Gelar Pengajian serta Sosialisasi ZIS dan Program BAZNAS 2026 di 15 Kecamatan

BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara bekerja sama dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Kolaka Utara menggelar kegiatan pengajian dan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta program BAZNAS Kolaka Utara tahun 2026 di 15 kecamatan se-Kabupaten Kolaka Utara. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari dan dibagi ke dalam empat zona pelaksanaan.

Kegiatan ini dihadiri seluruh pimpinan dan staf amil pelaksana BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara bersama pengurus BKMT Kabupaten Kolaka Utara. Selain itu, turut hadir unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), pemerintah kecamatan, Kantor Urusan Agama (KUA), kepala desa, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, majelis taklim di setiap desa, serta para pengusaha dan petani.

Pelaksanaan kegiatan dimulai pada Selasa, 19 Mei 2026, untuk Zona I yang meliputi Kecamatan Wawo, Ranteangin, Lambai, dan Katoi. Kegiatan dipusatkan di masjid masing-masing kecamatan. Selanjutnya, Zona II dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026, mencakup Kecamatan Kodeoha, Tiwu, Ngapa, Watunohu, dan Pakue.

Kemudian pada Kamis, 21 Mei 2026, kegiatan berlanjut di Zona III yang meliputi Kecamatan Pakue Tengah, Pakue Utara, Batu Putih, Porehu, dan Tolala. Sementara penutupan kegiatan atau Zona IV dilaksanakan di Kecamatan Lasusua pada Jumat, 22 Mei 2026.

Kegiatan pengajian dan sosialisasi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara BAZNAS, BKMT, pemerintah daerah, dan masyarakat, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung kesejahteraan umat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penyampaian berbagai program kerja dan pelayanan BAZNAS Kolaka Utara tahun 2026 kepada masyarakat luas.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara, Bapak Ajmal Arif, Lc., S.HI., MH., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap sinergi antara BAZNAS, BKMT, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi meningkatkan kesadaran berzakat dan memperkuat program pemberdayaan umat di Kabupaten Kolaka Utara.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen membantu sesama dan mendukung pembangunan kesejahteraan umat. Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini di setiap kecamatan,” ujarnya.

 

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat di setiap wilayah pelaksanaan. Selain pengajian, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai program-program unggulan BAZNAS Kolaka Utara tahun 2026 yang berfokus pada bidang pendidikan, ekonomi, sosial kemanusiaan, kesehatan, dan dakwah.

23/05/2026 | Kontributor: Hisbullah, S.Pd., M.Pd (Kabid Humas BAZNAS Kolaka Utara)

Berita Terbaru

Penyaluran Zakat Maal di Kolaka Utara Mencapai Puncaknya dengan Santunan untuk Fakir Miskin
Penyaluran Zakat Maal di Kolaka Utara Mencapai Puncaknya dengan Santunan untuk Fakir Miskin
Kolaka Utara, 21 Maret 2024 - Penyaluran zakat maal di Kolaka Utara mencapai puncaknya pada hari ketiga dengan acara penyaluran zakat yang diadakan di Masjid Agung Lasusua. Pj. Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, bersama Ketua Baznas Kabupaten Kolaka Utara Ajmal Arif, Lc., SHI., MH, dan seluruh OPD Lingkup Kolaka Utara turut serta dalam kegiatan ini. Acara ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara untuk mendistribusikan zakat kepada fakir miskin se-Kabupaten Kolaka Utara untuk tahun 1445 H / 2024 M. Kecamatan Lasusua dipilih sebagai lokasi penyaluran zakat maal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang zakatnya dikumpulkan oleh BAZNAS Kolaka Utara. Dalam kesempatan ini, Pj. Bupati Kolaka Utara dan Ketua Baznas Kabupaten Kolaka Utara menyampaikan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kolaka Utara, Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Utara, dan seluruh muzakki yang telah mengeluarkan zakatnya melalui BAZNAS Kolaka Utara. Acara penyaluran zakat maal ini dihadiri oleh seluruh pengurus Baznas Kabupaten Kolaka Utara, yang terdiri dari unsur pimpinan, sekretaris, dan staf. Aksi ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan untuk membantu meringankan beban fakir miskin di Kabupaten Kolaka Utara.
BERITA21/03/2024 | Humas Baznas Kolut
Penyaluran Zakat Maal oleh BAZNAS Kolaka Utara Bantu Fakir Miskin di Kecamatan Katoi
Penyaluran Zakat Maal oleh BAZNAS Kolaka Utara Bantu Fakir Miskin di Kecamatan Katoi
Pada Rabu, 20 Maret 2024, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara, Ibu Dra. Hj. Hukmiah, bersama Sekretaris BAZNAS, Pak Manjur, M. SE, menyalurkan zakat maal kepada fakir miskin di Kecamatan Katoi. Acara tersebut turut dihadiri oleh Staf Kesra, Camat Katoi, KUA Kecamatan Katoi, dan 4 Kepala Desa se-Kecamatan Katoi. Penyaluran zakat ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk membantu meringankan beban warga yang membutuhkan. Pada kesempatan tersebut, pemerintah Kecamatan Katoi juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS atas inisiatif dan kerja kerasnya dalam menyalurkan zakat maal. Mereka menganggap kerjasama antara pemerintah dan lembaga amil zakat ini sebagai langkah positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wakil Ketua III BAZNAS, Ibu Dra. Hj. Hukmiah, juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Utara dan para muzakki yang telah berpartisipasi dalam mengumpulkan zakat maal. Ia menekankan pentingnya dukungan dan kerjasama dalam upaya membantu fakir miskin di wilayah tersebut. Diharapkan dengan adanya peningkatan pelayanan, BAZNAS dapat lebih efektif dan efisien dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini diharapkan dapat membantu lebih banyak fakir miskin dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
BERITA21/03/2024 | Humas Baznas Kolut
Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara Ajak Masyarakat Kecamatan Pakue Tengah Memahami Alquran dan Hadits
Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara Ajak Masyarakat Kecamatan Pakue Tengah Memahami Alquran dan Hadits
Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara Ajak Masyarakat Kecamatan Pakue Tengah Memahami Alquran dan Hadits Kamis, 19 Maret 2024 - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kolaka Utara, Ustadz Ajmal Arif, Lc., SHI., MH, mengajak masyarakat Kecamatan Pakue Tengah untuk memahami dan mentadabbur Alquran serta hadits. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman agama dan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Ustadz Ajmal Arif, Lc., SHI., MH, memahami Alquran dan hadits merupakan kewajiban bagi setiap muslim. "Dengan memahami Alquran dan hadits, kita dapat mengambil pelajaran dan hikmah yang dapat memperkuat iman dan taqwa kita," ujarnya. Acara yang diadakan di Masjid Raya Kecamatan Tiwu ini juga dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Bupati Kolaka Utara, para OPD lingkup Kolaka Utara, serta sejumlah ulama dan tokoh masyarakat setempat. Mereka berharap, kegiatan semacam ini dapat menjadi sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperkuat ukhuwah islamiyah di antara umat muslim. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kualitas ibadah dan spiritualitas masyarakat. Dengan pemahaman yang baik terhadap Alquran dan hadits, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan bermanfaat bagi diri sendiri serta lingkungan sekitar.
BERITA21/03/2024 | Humas Baznas Kolut
Pj. Bupati Kolaka Utara bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara serta para pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kolaka Utara, mendistribusikan Zakat Maal
Pj. Bupati Kolaka Utara bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara serta para pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kolaka Utara, mendistribusikan Zakat Maal
Pada hari Rabu, 20 Maret 2024, Pj. Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP.,MA, bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kolaka Utara, Ustadz Ajmal Arif, Lc.,SHI.,MH, serta para pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kolaka Utara, melaksanakan kegiatan distribusi Zakat Maal di Masjid Raya Desa Tiwu, Kecamatan Tiwu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penyaluran zakat untuk fakir miskin se-Kabupaten Kolaka Utara pada tahun 1445 H / 2024 M. Dalam acara tersebut, sebanyak 21 paket santunan per desa diserahkan kepada fakir miskin dengan menggunakan dana zakat maal Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berhasil dihimpun oleh Baznas. Pj. Bupati Sukanto Toding dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya memperkuat ukhuwah dan solidaritas antarwarga. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar memberi dan menerima, tetapi juga merupakan bentuk untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kesatuan sebagai umat. Menurutnya, dana zakat yang terkumpul adalah bukti dari kepedulian bersama, dan ia berharap penerimaan santunan dilakukan dengan penuh keikhlasan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dan Baznas dalam mengelola zakat untuk kesejahteraan masyarakat.
BERITA21/03/2024 | Humas Baznas Kolut
Pj. Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, bersama Ketua Baznas Kabupaten Kolaka Utara, Ajmal Arif, Lc.,SHI.,MH, menyerahkan bantuan kepada fakir miskin
Pj. Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, bersama Ketua Baznas Kabupaten Kolaka Utara, Ajmal Arif, Lc.,SHI.,MH, menyerahkan bantuan kepada fakir miskin
Pj. Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, bersama Ketua Baznas Kabupaten Kolaka Utara, Ajmal Arif, Lc.,SHI.,MH, menyerahkan bantuan kepada fakir miskin di Kecamatan Pakue Tengah pada hari Selasa, 19 Maret 2024. Acara penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Koramil, Bhabinkamtibmas, dan Camat Pakue Tengah. Setiap desa di Kecamatan Pakue Tengah menerima bantuan, dengan masing-masing desa menerima 6 orang fakir sebesar Rp 500.000 dan 15 orang miskin sebesar Rp 400.000. Total, bantuan tersebut diberikan kepada 10 desa di Kecamatan Pakue Tengah. Acara ini merupakan bagian dari program sosial untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan di daerah tersebut. Selain itu, dalam acara tersebut juga disampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Utara, Baznas Kabupaten Kolaka Utara, serta para muzakki yang telah turut berpartisipasi dalam menyumbangkan dana untuk membantu masyarakat fakir miskin dan miskin di Kecamatan Pakue Tengah. Ucapan terima kasih ini juga melibatkan seluruh pihak yang telah berperan dalam mensukseskan program bantuan sosial ini.
BERITA19/03/2024 | Humas Baznas Kolut
Ketua Baznas Kabupaten Kolaka Utara, Ajmal Arif, Lc., SHI., MH, menyerahkan bantuan sosial kepada Kemenag Kolaka Utara
Ketua Baznas Kabupaten Kolaka Utara, Ajmal Arif, Lc., SHI., MH, menyerahkan bantuan sosial kepada Kemenag Kolaka Utara
Ketua Baznas Kabupaten Kolaka Utara, Ajmal Arif, Lc., SHI., MH, menyerahkan bantuan sosial kepada Kemenag Kolaka Utara. Bantuan diserahkan kepada ibu Drs. Darniati, Kepala Bidang Zakat Wakaf Kemenag Kolaka Utara, dan H. Sudianto, S.Ag, Kepala Seksi Bidang Pendidikan Pesantren Kemenag Kolaka Utara. Serah terima bantuan sosial ini berlangsung pada hari Selasa, 19 Maret 2024, di kantor Baznas. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi dari Festival Ramadhan Baznas dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
BERITA19/03/2024 | Humas Baznas Kolut
Dewan Pengawas Baznas Kabupaten Kolaka Silaturahim dengan Pj Bupati Kolaka Utara
Dewan Pengawas Baznas Kabupaten Kolaka Silaturahim dengan Pj Bupati Kolaka Utara
Dewan Pengawas Baznas Kabupaten Kolaka Silaturahim dengan Pj Bupati Kolaka Utara Dewan Pengawas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kolaka, Pak Dr. Salihudin, S.Pd.I., M.Si dan Pak Nirwan Masyhud, S. Ag., MBA, melakukan silaturahim dengan Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, di Mesjid Agung Kolaka Utara. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut, Dewan Pengawas Baznas Kabupaten Kolaka menyampaikan berbagai program dan kegiatan Baznas yang telah dilaksanakan serta rencana ke depannya. Pak Dr. Salihudin, S.Pd.I., M.Si, sebagai Anggota Dewan Pengawas, menekankan pentingnya peran Baznas dalam mengelola dan mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan masyarakat. Pak Nirwan Masyhud, S. Ag., MBA, Ketua Dewan Pengawas Baznas Kabupaten Kolaka, juga menambahkan bahwa Baznas siap untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Sementara itu, Pj Bupati Kolaka Utara menyambut baik kerja sama tersebut dan mengapresiasi peran Baznas dalam membantu pemerintah dalam membangun daerah. Beliau juga berharap agar kerja sama ini dapat terus ditingkatkan untuk kebaikan bersama. Pertemuan antara Dewan Pengawas Baznas Kabupaten Kolaka dengan Pj Bupati Kolaka Utara ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan sinergi antara Baznas dan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA18/03/2024 | Hisbullah, S.Pd
Kepala Bagian Kesra Kolaka Utara dan Ketua Baznas Kabupaten Kolaka Utara Menyambut Tamu dari Palestina, Syekh Yasser Ali yang Didampingi Tim dari KNRP
Kepala Bagian Kesra Kolaka Utara dan Ketua Baznas Kabupaten Kolaka Utara Menyambut Tamu dari Palestina, Syekh Yasser Ali yang Didampingi Tim dari KNRP
Kolaka Utara, 18 Maret 2024 - Kepala Bagian Kesra Kolaka Utara dan Ketua Baznas Kabupaten Kolaka Utara menyambut dengan hangat tamu dari Palestina, Syekh Yasser Ali, beserta tim dari Komisi Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP). Acara tersebut berlangsung di Kantor Kesra Kolaka Utara pada Hari Senin, 18 Maret 2024. Kedatangan Syekh Yasser Ali dan tim KNRP ini merupakan bagian dari kegiatan safari Ramadan yang telah berlangsung sejak Juni 2016. Safari Ramadan adalah program tahunan yang diadakan oleh KNRP untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan Palestina serta untuk memperkuat solidaritas dengan rakyat Palestina selama bulan suci Ramadan.
BERITA18/03/2024 | Hisbullah, S.Pd
*BAZNAS Optimalkan 200 UMKM Mustahik Penuhi Kebutuhan Selama Ramadhan*
*BAZNAS Optimalkan 200 UMKM Mustahik Penuhi Kebutuhan Selama Ramadhan*
*SIARAN PERS* _Nomor: 117/HUM-BAZ/III/2024_ Sabtu, 16 Maret 2024 *BAZNAS Optimalkan 200 UMKM Mustahik Penuhi Kebutuhan Selama Ramadhan* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program pemberdayaan ekonomi, mengoptimalkan 200 UMKM binaan BAZNAS di berbagai daerah untuk membantu para mustahik dalam meningkatkan pendapatannya dan memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan 1445 H. “Alhamdulillah, tahun ini BAZNAS mengoptimalkan 200 UMKM binaan selama bulan Ramadhan,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA., melalui keterangan tertulis di Jakarta, Ahad (17/3/2024). “Kehadiran UMKM binaan BAZNAS diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan produk-produk berkualitas dengan harga yang terjangkau,” tambahnya. Saidah menegaskan, BAZNAS telah melakukan berbagai persiapan untuk Ramadhan tahun ini, di antaranya dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM binaan BAZNAS. “Kami ingin memastikan bahwa para pelaku UMKM binaan BAZNAS memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola usahanya, terutama saat bulan suci Ramadhan,” tegas Saidah. Saidah menjelaskan, salah satu persiapan yang dilakukan oleh BAZNAS adalah dengan menyiapkan hampers Ramadhan. Hampers ini berisi berbagai produk unggulan dari UMKM binaan BAZNAS yang dipersiapkan menyambut bulan suci Ramadhan. “Hampers Ramadhan ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memberikan hadiah kepada keluarga, teman, dan kolega di bulan Ramadhan,” harapnya. Selain pelatihan dan pendampingan, BAZNAS juga memberikan bekal pelatihan kepada para pelaku UMKM binaan BAZNAS. Pelatihan ini meliputi manajemen usaha, pemasaran, pengembangan produk, hingga desain kemasan. Tak hanya memberikan bekal pelatihan dasar, Saidah mengimbuhkan, BAZNAS juga ingin meningkatkan skill selling para mustahik. Hal ini dilakukan agar para mustahik dapat memasarkan produknya dengan lebih baik. “Kami ingin para mustahik tidak hanya menjadi objek penerima bantuan, tetapi juga menjadi subjek yang mampu mandiri secara ekonomi, terutama dalam menjalani bulan Ramadhan,” kata Saidah.
BERITA18/03/2024 | Humas Baznas RI
*Bangun Kepedulian Masyarakat, BAZNAS RI Luncurkan Layanan Drop Box Sedekah Barang di Mall Atrium Plaza*
*Bangun Kepedulian Masyarakat, BAZNAS RI Luncurkan Layanan Drop Box Sedekah Barang di Mall Atrium Plaza*
*SIARAN PERS* _Nomor: 119/HUM-BAZ/III/2024_ Sabtu, 16 Maret 2024 *Bangun Kepedulian Masyarakat, BAZNAS RI Luncurkan Layanan Drop Box Sedekah Barang di Mall Atrium Plaza* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Mall Atrium Plaza meluncurkan program layanan drop box Sedekah Barang sebagai upaya membangun kepedulian kepada sesama dan memudahkan cara bersedekah. Peluncuran progam layanan Sedekah Barang ini turut dihadiri Direktur Pengumpulan Perorangan, Fitriansyah Agus Setiawan dan Manajemen Mall Atrium Plaza, Yoga Swara di Mall Atrium Plaza, Senen, Jakarta, Sabtu (16/3/2024). Dalam sambutannya, Direktur Pengumpulan Perorangan, Fitriansyah Agus Setiawan menyampaikan, program Sedekah Barang hadir di Mall Atrium Plaza untuk memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk bersedekah berupa barang-barang bekas yang masih memiliki nilai manfaat. "BAZNAS bersama dengan Mall Atrium Plaza bekerja sama dalam rangka memudahkan masyarakat yang ingin bersedekah dalam bentuk barang, kalau dalam bentuk uang tunai ataupun transfer para pengunjung semua bisa datang ke konter BAZNAS yang ada di lantai GF Mall Atrium ini," ujarnya. Melalui program ini, lanjut dia, BAZNAS bersama manajemen Mall Atrium Plaza telah berkomitmen bersama mengajak pengunjung Mall Atrium dan masyarakat umum untuk mendukung gerakan Sedekah Barang. "Jadi para pengunjung jika memiliki barang-barang yang masih bagus namun masih belum maksimal digunakan, silakan bisa dibawa ke Atrium untuk dimasukkan kedalam drop box yang disediakan oleh BAZNAS," jelasnya. Fitriansyah juga mengatakan, masyarakat dapat bersedekah berbagai jenis barang seperti pakaian, boneka, sepatu, buku, alat-alat elektronik dan barang apapun yang sekiranya masih memiliki nilai dan masih dapat dimanfaatkan. "Kemudian BAZNAS akan langsung menyalurkan barang-barang yang masih bagus ini kepada penerima manfaat atau BAZNAS akan melelangnya," terangnya. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan M.Si menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat mewujudkan program ini, sehingga dapat terlaksana dengan lancar. Rizaludin berharap program Sedekah Barang dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk terlibat aktif dalam aksi sosial dan berbagi kepada sesama. “Program Sedekah Barang ini bukanlah semata tentang memberikan bantuan materi, namun lebih jauh lagi tentang memperkuat ikatan kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah-tengah masyarakat,” katanya. Sementara itu, Manajemen Mall Atrium Plaza, Yoga Swara menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI atas kerja sama dan terobosannya dalam memudahkan pengunjung Mall Atrium untuk bersedekah. “Ini sebagai terobosan baru yang tentu akan memudahkan masyarakat dalam bersedekah. Jadi para pengunjung yang ingin menyedekahkan barang-barangnya yang masih layak pakai bisa langsung ke drop box yang sudah disiapkan, pengunjung yang mau ersedekah tunai atau transfer bisa datang ke counter BAZNAS yang ada di lantai Ground Floor," ucapnya.
BERITA18/03/2024 | Humas Baznas RI
Ketua Dewan Pengawas Syariah BAZNAS Kolaka Utara Ajak Masyarakat Berzakat, Berinfaq, dan Sedekah untuk Investasi Masa Depan
Ketua Dewan Pengawas Syariah BAZNAS Kolaka Utara Ajak Masyarakat Berzakat, Berinfaq, dan Sedekah untuk Investasi Masa Depan
Ketua Dewan Pengawas Syariah BAZNAS Kolaka Utara Ajak Masyarakat Berzakat, Berinfaq, dan Sedekah untuk Investasi Masa Depan KOLAKA UTARA, 17 Maret 2024 - Hari Ahad ini, Bapak Nirwan Masyhud, S.Ag.,MBA, Ketua Dewan Pengawas Syariah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kolaka Utara, mengajak masyarakat untuk aktif berzakat, berinfaq, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai investasi untuk masa depan yang lebih baik. Dalam pertemuan di Kantor BAZNAS Kolaka Utara, Bapak Nirwan Masyhud menekankan pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah dalam membangun kesejahteraan masyarakat. "Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya sebagai kewajiban agama, tetapi juga merupakan investasi untuk masa depan yang lebih baik bagi kita semua," ujarnya. Menurutnya, BAZNAS sebagai lembaga yang mengelola dana zakat memiliki peran strategis dalam mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah kepada yang berhak menerima serta memanfaatkannya untuk program-program yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Bapak Nirwan juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat. "Kami berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan dana zakat, sehingga masyarakat dapat melihat dan merasakan langsung dampak positif dari kontribusi mereka," tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Nirwan Masyhud juga mengajak masyarakat Kolaka Utara untuk memanfaatkan berbagai program yang telah disediakan oleh BAZNAS, seperti program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi produktif, sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Dengan ajakan ini, diharapkan masyarakat Kolaka Utara semakin sadar akan pentingnya berzakat, berinfaq, dan sedekah sebagai bagian dari investasi untuk masa depan yang lebih baik, serta semakin aktif dalam mendukung program-program yang dijalankan oleh BAZNAS untuk kemajuan bersama.
BERITA17/03/2024 | Hisbullah, S.Pd
*Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jabotabek saat Ramadhan, BAZNAS Siapkan 450 Outlet Z-Chicken*
*Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jabotabek saat Ramadhan, BAZNAS Siapkan 450 Outlet Z-Chicken*
*SIARAN PERS* _Nomor: 117/HUM-BAZ/III/2024_ Sabtu, 16 Maret 2024 *Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jabotabek saat Ramadhan, BAZNAS Siapkan 450 Outlet Z-Chicken* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melalui program Z-Chicken, siap membantu masyarakat Jabotabek dalam memenuhi kebutuhan hidangan berbuka puasa, selama bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah. Z-Chicken merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik yang dirintis oleh BAZNAS dengan menyediakan berbagai pilihan menu ayam goreng tepung dengan harga yang terjangkau. “Alhamdulillah, tahun ini BAZNAS menargetkan 450 outlet Z-Chicken yang tersebar di wilayah Jabotabek. Kehadiran Z-Chicken diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan hidangan berbuka puasa yang lezat dan murah,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (16/3/2024). Saidah menjelaskan, BAZNAS telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut Ramadhan tahun ini. Di antaranya, dengan melakukan pelatihan dan pendampingan kepada para mustahik yang menjadi pengelola outlet Z-Chicken. “Kami ingin memastikan bahwa para pengelola Z-Chicken memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola usahanya,” tegas Saidah. BAZNAS juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra untuk menyediakan bahan baku dan peralatan yang dibutuhkan oleh outlet Z-Chicken. “Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para mitra yang telah mendukung program Z-Chicken, karena bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagi para mustahik untuk meningkatkan taraf ekonomi mereka,” ujar Saidah. Selain menyediakan hidangan berbuka puasa dengan harga terjangkau, Z-Chicken juga akan mengadakan program Hidangan Berkah Ramadhan. ZChicken menjadi salah satu menu pada program penyaluran makanan berbuka puasa yang disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan di bulan Ramadhan, sehingga kebutuhan gizi mereka dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Saidah. Z-Chicken menyediakan berbagai pilihan menu berbuka puasa dengan harga yang terjangkau. Di antaranya, menu ayam goreng tepung per paketnya mulai dari Rp12.000 hingga Rp18.000.
BERITA16/03/2024 | Humas Baznas RI
*BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Digital dalam Pengelolaan Zakat*
*BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Digital dalam Pengelolaan Zakat*
*SIARAN PERS* _Nomor: 115/HUM-BAZ/III/2024_ Jum'at, 15 Maret 2024 *BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Digital dalam Pengelolaan Zakat* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi Lembaga Amil Zakat/Organisasi Pengelola Zakat dalam pemanfaatan digitalisasi untuk zakat agar lebih optimal. Kerenanya, BAZNAS terus berupaya melakukan gagasan dalam memberi kemudahan bagi masyarakat melalui Zakat Digital. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Sc., Ph.D dalam Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Expert Series Special Ramadhan yang diselenggarakan secara virtual, Jumat (15/3/2024). Diantara gagasan BAZNAS dalam memudahkan pengelolaan zakat di Indonesia adalah dengan memanfaatkan penggunaan digital zakat. Hal ini ditujukan untuk memajukan kinerja BAZNAS. "Kami ingin mendorong agar pemanfaatan pengelolaan digital zakat dapat dilakukan secara merata oleh BAZNAS seluruh Indonesia," kata Nadratuzzaman. Nadratuzzaman menambahkan, saat ini ada tujuh tantangan dalam pengelolaan zakat di era digital. Ketujuh tantangan tersebut yaitu verifikasi, privasi, security, tranparansi, perbedaan generasi, peran amil, teknologi. Tantangan pertama menurut Nadratuzzaman adalah verifikasi yang bertujuan agar pengelola zakat dapat memastikan identitas pembayar zakat atau muzaki. Kemudian untuk untuk memastikan mustahik yang mengajukan permohonan secara digital adalah yang berhak mendapatkan dana zakat. "Pengelola zakat juga harus memastikan profil data muzaki dan mustahik agar terlindungi. Ini merupakan tantangan kedua yakni privasi," jelasnya. Tantangan ketiga adalah keamanan, di mana menurut Nadratuzzaman, pengelola zakat harus menyediakan platform yang aman, kredibel dan memudahkan masyarakat dalam berdonasi atau mengajukan permohonan dana. "Di sisi lain, masyarakat harus menyadari bahwa donasi digital yang disalurkan sudah melalui platform yang benar," jelasnya. Selanjutnya, tantangan pengelola zakat digital adalah transparansi. Nadratuzzaman mengatakan, jika pengelola zakat saat ini harus mampu berani untuk terbuka. "Harus pula dapat memberikan informasi kepada publik atas laporan dan aktivitasnya. Untuk tantangan berikutnya yaitu perbedaan generasi di mana pengelola zakat harus mampu mengakomodir kebutuhan lintas generasi.Sementara tantangan peran amil dan pengelola zakat yaitu seluruh pengelola zakat harus menggunakan teknologi dalam mengelola zakat," ujarnya. "Daerah wilayah timur harus dibantu untuk dapat menggunakan SIMBA," ucap Nadratuzzaman. "Tantangan terakhir adalah pemanfaatan teknologi, ini bertujuan agar seluruh pengelola zakat harus terkoneksi dengan internet," pungkasnya.
BERITA16/03/2024 | Humas Baznas RI
*Perkuat UMKM Mustahik, BAZNAS RI Bersama PRIMA DMI dan IPTI Luncurkan ZCorner*
*Perkuat UMKM Mustahik, BAZNAS RI Bersama PRIMA DMI dan IPTI Luncurkan ZCorner*
*SIARAN PERS* _Nomor: 114/HUM-BAZ/III/2024_ Jum'at, 15 Maret 2024 *Perkuat UMKM Mustahik, BAZNAS RI Bersama PRIMA DMI dan IPTI Luncurkan ZCorner* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) dan Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) meluncurkan ZCorner yang berlokasi di Masjid Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2024). Konsep ZCorner merupakan upaya kolaboratif untuk mengumpulkan UMKM binaan BAZNAS dan produk UMKM lainnya yang telah mendapatkan sertifikasi halal dalam satu lokasi pemasaran. Melalui ZCorner, BAZNAS memberikan dukungan nyata dengan memberdayakan UMKM melalui pemasaran yang terorganisir, bertema Zona Halal. Program ZCorner tersebut diresmikan dalam rangkaian acara "Ramadhan with Palestine: The Journey of Key" yang dihadiri oleh Wakil Presiden Ke-10 dan 12, Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI Dr. Drs. H. Muhammad Yusuf Kalla, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP., Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (MUI) Pusat Bapak Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., serta Mufti Al Azhar Palestina Syekh Sameeh Al Hajjaj. Wakil Presiden Ke-10 dan 12 yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI Dr. Drs. H. Muhammad Yusuf Kalla, menyambut baik program ZCorner yang diusung BAZNAS tersebut. Menurutnya, kolaborasi PRIMA MI dan BAZNAS ini menjadi upaya yang nyata untuk memajukan remaja Masjid sehingga mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi mereka. "Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat para pemuda beribadah, mencari ilmu tetapi dapat menjadi tempat untuk belajar mengelola bisnis," tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum menyampaikan, ZCorner merupakan program pemasaran yang sudah terintegrasi. Melalui program ini BAZNAS bersama PRIMA DMI melakukan pemberdayaan kepada mustahik dari kalangan remaja Masjid. "Melalui program ZCorner, para pelaku UMKM mustahik dari remaja Masjid ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan ekonominya dan menjadikan mereka menjadi muzaki di kemudian hari," ujar Mo Mahdum. Mo Mahdum menjelaskan, program ZCorner berbasis Masjid ini akan didorong inisiasi pemasaran usaha ZCoffee, ZChicken, ZMart oleh mustahik binaan. Tidak hanya itu, UMKM pilihan di wilayah sekitar Masjid dari golongan fakir miskin juga akan didorong untuk mendapatkan intervensi dan dukungan BAZNAS. "Dengan dilakukannya pengembangan fasilitas berjualan UMKM melalui program ZCorner berbasis Masjid ini diharapkan bisa menjadi suatu percontohan keberpihakan mustahik sektor UMKM untuk nanti dapat maju bersama, hingga dapat diduplikasi oleh BAZNAS Daerah dan stakeholder lainnya. Sehingga tujuan BAZNAS dalam upaya meningkatkan pendapatan UMKM serta dapat mengatasi kemiskinan dan pengangguran dengan menyediakan lapangan kerja baru dapat terwujud," pungkasnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Program Ekonomi Berjamaah Mohamad Andi R. Reksowardhana menjelaskan, program perdana ini akan diduplikasi di berbagai Masjid di Indonesia. "Pelaksananya remaja masjid seperti di Jakarta saat ini sebagai garda terdepan untuk melakukan koordinasi kepada UMKM adalah PRIMA DMI DKI Jakarta," ujarnya. Lanjutnya, program ekonomi berjamaah yang berfokus pada pemberdayaan remaja Masjid dan kerja sama pengelolaan aset Masjid ini dilakukan secara terbuka dengan mengajak berbagai lembaga dan organisasi. "Saat ini kerja sama terjalin juga dengan Sahabat Masjid Berdaya dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jakarta," katanya didampingi Direktur Pemberdayaan Aset Masjid PP PRIMA DMI Raden Ahmad Nabhan.
BERITA16/03/2024 | Humas Baznas RI
*Beri Kemudahan Bersedekah, BAZNAS RI Bersama Masjid Nurullah Kalibata City Gulirkan Program Sedekah Barang*
*Beri Kemudahan Bersedekah, BAZNAS RI Bersama Masjid Nurullah Kalibata City Gulirkan Program Sedekah Barang*
*SIARAN PERS* _Nomor: 113/HUM-BAZ/III/2024_ Jum'at, 15 Maret 2024 *Beri Kemudahan Bersedekah, BAZNAS RI Bersama Masjid Nurullah Kalibata City Gulirkan Program Sedekah Barang* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Masjid Nurullay Kalibata City meluncurkan program Sedekah Barang, sebagai upaya membangun kepedulian masyarakat untuk menciptakan kesadaran bersama. Peluncuran progam Sedekah Barang ini turut dihadiri Direktur Pengumpulan Perorangan, Fitriansyah Agus Setiawan dan Ketua DKM Masjid Nurullah Kalibata City, Ustaz Muhamad Mada Husein di Kalibata City Tower Cendana, Jakarta, Jumat (15/3/2024). Dalam sambutannya, Direktur Pengumpulan Perorangan, Fitriansyah Agus Setiawan menyampaikan, program Sedekah Barang hadir memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk bersedekah berupa barang-barang bekas yang masih memiliki nilai manfaat. "BAZNAS menyambut positif program Sedekah Barang karena merupakan sebuah inovasi dan terobosan yang diharapkan dapat memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan sosial melalui pemanfaatan barang-barang bekas," ujarnya. Melalui program ini, lanjut dia, BAZNAS bersama pengurus DKM Masjid Nurullah Kalibata City telah berkomitmen bersama mengajak penghuni apartemen Kalibata City dan masyarakat umum untuk mendukung gerakan Sedekah Barang. "Harapan kami, kegiatan launching ini dapat menjadi sebuah jembatan kebaikan yang menggabungkan semua dalam upaya kontribusi mengurangi dampak kesenjangan dari second-hand goods hingga membuka syiar yang lebih luas lagi," jelasnya. Fitriansyah juga mengatakan, program Sedekah Barang ini memberikan solusi bagi donator di lingkungan apartemen Kalibata City untuk bersedekah di BAZNAS melalui barang bekas yang masih memiliki nilai manfaat dan nilai jual melalui drop box yang tersedia. Terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan M.Si menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat mewujudkan program ini, sehingga dapat terlaksana dengan lancar. Rizaludin berharap program Sedekah Barang dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk terlibat aktif dalam aksi sosial dan berbagi kepada sesama. “Program Sedekah Barang ini bukanlah semata tentang memberikan bantuan materi, namun lebih jauh lagi tentang memperkuat ikatan kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah-tengah masyarakat,” katanya. Sementara itu, Ketua DKM Masjid Nurullah Kalibata City, Ustaz Muhamad Mada Husein menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI atas kolaborasi yang sudah terjalin ini. Dia menyebut para jamaah sangat antusias dengan adanya program Sedekah Barang yang diinisiasi oleh BAZNAS RI, yang merupakan terobosan baru untuk memudahkan masyarakat dalam bersedekah. “Ini sebagai terobosan baru yang tentu akan memudahkan masyarakat dalam bersedekah. Kami berharap makin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program Sedekah Barang ini," harapnya.*Beri Kemudahan Bersedekah, BAZNAS RI Bersama Masjid Nurullah Kalibata City Gulirkan Program Sedekah Barang*
BERITA16/03/2024 | Humas Baznas RI
*Melalui Sedekah Konsumen Alfamidi, BAZNAS RI Salurkan Paket Logistik Keluarga di Tangerang*
*Melalui Sedekah Konsumen Alfamidi, BAZNAS RI Salurkan Paket Logistik Keluarga di Tangerang*
*SIARAN PERS* _Nomor: 112/HUM-BAZ/III/2024_ Jum'at, 15 Maret 2024 *Melalui Sedekah Konsumen Alfamidi, BAZNAS RI Salurkan Paket Logistik Keluarga di Tangerang* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Alfamidi menyalurkan 2.050 paket logistik keluarga untuk membantu para lansia, difabel, dan pekerja rentan yang membutuhkan dalam memenuhi kebutuhan pokok. Bantuan ini merupakan hasil penggalangan Sedekah Konsumen Alfamidi. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen dari BAZNAS RI dan Alfamidi untuk memberikan dukungan kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan di Kota Tangerang, Jumat (15/3/2024). Dalam agenda tersebut, Plt. Direktur Pendayagunaan Layanan UPZ dan CSR, Eka Budhi Sulistyo dan Branch Manager Alfamidi Cabang Bitung, Rudi Widodo, turut hadir untuk menyalurkan paket bantuan secara langsung kepada para penerima manfaat. Terpisah, Plt. Direktur Pendayagunaan Layanan UPZ dan CSR, Eka Budhi Sulistyo mengungkapkan, penyaluran bantuan tersebut adalah bentuk nyata dari kepedulian BAZNAS RI dan Alfamidi terhadap para lansia, difabel, dan pekerja rentan yang sangat membutuhkan bantuan. "Kami memiliki tanggung jawab sosial yang besar untuk membantu mereka yang membutuhkan bantuan," kata Eka. Menurutnya, penyaluran ini menjadi contoh konkret dari upaya bersama antara lembaga swasta dan badan amil zakat dalam memberikan bantuan kepada lansia, difabel, dan pekerja renta yang membutuhkan dukungan ekstra. "Semangat kerja sama ini menjadi penegasan bahwa kepedulian terhadap sesama tetap menjadi prioritas, terutama dalam situasi sulit yang dihadapi oleh sebagian masyarakat," ujarnya. Terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA., berharap, paket bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan untuk menjalani bulan suci Ramadhan. "300 paket logistik yang disalurkan hari ini bukan hanya sekadar bantuan materi, namun juga sebuah pesan bahwa di tengah kesulitan, kita tidak sendiri. Bahwa ada tangan-tangan yang siap membantu, dan ada hati yang penuh dengan kebaikan untuk menopang satu sama lain," katanya. Sementara itu, Branch Manager Alfamidi cabang Bitung, Rudi Widodo berterima kasih kepada konsumen Alfamidi yang dengan ikhlas menyisihkan uang kembaliannya. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kelompok masyarakat yang sedang membutuhkan. "Harapannya, penyaluran sedekah konsumen ini dapat memberikan dampak yang signifikan bagi kelompok yang membutuhkan, meringankan beban hidup mereka dalam menghadapi kesulitan ekonomi yang sedang dihadapi," katanya.
BERITA15/03/2024 | Humas Baznas RI
*Optimalkan Potensi Zakat, BAZNAS Dorong Pentingnya Dukungan UPZ di Lembaga Pemerintahan*
*Optimalkan Potensi Zakat, BAZNAS Dorong Pentingnya Dukungan UPZ di Lembaga Pemerintahan*
*SIARAN PERS* _Nomor: 110/HUM-BAZ/III/2024_ Kamis, 14 Maret 2024 *Optimalkan Potensi Zakat, BAZNAS Dorong Pentingnya Dukungan UPZ di Lembaga Pemerintahan* Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP menyampaikan pentingnya dukungan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lembaga pemerintah, sebagai bentuk merealisasikan target zakat di tingkat nasional. Hal itu dipaparkan Mo Mahdum saat menjadi narasumber dalam Kajian Ramadhan di Masjid Al Bahri Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, pada Kamis, (14/3/2024). "Potensi zakat Indonesia mencapai Rp327 triliun pada tahun 2022. Potensi ini setara dengan 75 persen anggaran perlindungan sosial APBN Indonesia," kata Mo Mahdum. Menurut Mo Mahdum, potensi zakat yang tinggi ini dapat dioptimalkan dengan sinergitas dan kolaborasi seluruh pengelola zakat di Indonesia baik BAZNAS, LAZ, maupun UPZ, serta dukungan stakeholder lain. "UPZ sebagai mitra BAZNAS, memiliki tujuan untuk memfasilitasi layanan zakat pada pegawai di Kementerian/Lembaga Negara/BUMN, BUMS yang zakatnya selama ini belum optimal dan belum dikelola dengan baik," katanya. Karenanya, Mo Mahdum berharap kehadiran UPZ mampu memberikan dampak yang cukup signifikan bagi pengelolaan zakat di Indonesia. "BAZNAS dengan dibantu UPZ di lingkungan pemerintah dapat terus mengoptimalkan zakat agar semakin banyak umat yang terlayani dan semakin banyak mustahik yang menjadi lebih sejahtera," katanya.
BERITA15/03/2024 | Humas Baznas RI
*BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah 2024 Rp45 Ribu sampai Rp55 Ribu*
*BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah 2024 Rp45 Ribu sampai Rp55 Ribu*
*SIARAN PERS* _Nomor: 108/HUM-BAZ/III/2024_ Kamis, 14 Maret 2024 *BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah 2024 Rp45 Ribu sampai Rp55 Ribu* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menetapkan besaran zakat fitrah tahun 2024 yang harus dibayarkan setiap individu umat Muslim sebesar Rp45 ribu sampai Rp55 ribu atau setara 2,5 kg atau 3,5 liter beras premium. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (14/3/2024). “Berdasarkan kajian yang teliti dan pertimbangan yang matang, BAZNAS RI telah memutuskan untuk menaikkan besaran zakat fitrah dari Rp45 ribu sampaii Rp55 ribu per individu, mengikuti dinamika harga beras yang terjadi,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menyatakan, keputusan tersebut mungkin akan memberikan dampak bagi sebagian masyarakat, namun hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan kewajiban zakat fitrah dapat dipenuhi dengan tepat dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam. “Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi langkah-langkah kita dalam beribadah dan berbuat kebaikan, serta menjadikan bulan Ramadhan ini sebagai waktu yang penuh berkah dan ampunan bagi kita semua,” kata Kiai Noor. Namun demikian, Kiai Noor menyampaikan, bagi umat Muslim yang mengonsumsi beras di atas atau di bawah harga standar pada ketetapan tersebut dapat menyesuaikan sesuai dengan daerahnya masing-masing. Kiai Noor menambahkan, zakat fitrah ditunaikan sejak awal Ramadhan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Sementara penyaluran zakat fitrah kepada mustahik paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri (saat sebelum khatib naik mimbar). “BAZNAS akan menyalurkan zakat fitrah kepada mustahik (penerima zakat) yang terdiri dari delapan golongan yang telah ditetapkan dalam syariat (ajaran) Islam,” katanya.
BERITA15/03/2024 | Humas Baznas RI
*Di Acara Zakat Istana, BSI Salurkan Zakat Rp222 Miliar melalui BAZNAS RI*
*Di Acara Zakat Istana, BSI Salurkan Zakat Rp222 Miliar melalui BAZNAS RI*
*SIARAN PERS* _Nomor: 107/HUM-BAZ/III/2023_ Rabu, 13 Maret 2024 *Di Acara Zakat Istana, BSI Salurkan Zakat Rp222 Miliar melalui BAZNAS RI* PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) membayarkan zakat perusahaan dan zakat karyawan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mencapai Rp222.770.769.087. Jumlah zakat BSI yang diserahkan melalui BAZNAS pada 2024 ini meningkat 29 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Hal ini semakin menegaskan komitmen BSI untuk terus memperkuat kontribusi bagi masyarakat dan negara. Secara simbolis zakat tersebut diserahkan oleh Direktur Utama BSI Hery Gunardi, kepada Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., dalam acara pelaksanaan Zakat Istana bertajuk Nikmat Berzakat: Tentramnya Muzaki Bahagianya Mustahik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, pihaknya dapat mendorong kenaikan zakat seiring dengan pertumbuhan laba bersih perseroan sepanjang 2023. Dari total zakat yang disalurkan, sebesar Rp189,7 miliar merupakan zakat dari laba perusahaan dan Rp33 miliar merupakan zakat pegawai. "Alhamdulillah, BSI kembali menjadi perusahaan dengan volume zakat terbesar di Indonesia," ujar Hery. Pihaknya berharap, dengan zakat yang disalurkan, BSI dapat semakin berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian umat juga kesejahteraan masyarakat. "Kami sadar bahwa peran kami tak hanya sebatas pada ranah perbankan syariah. Dengan komitmen yang mendalam pada keadilan sosial dan kesejahteraan umat, BSI berupaya untuk melampaui batas-batas perbankan syariah biasa. Semoga dengan terus bertambahnya kontribusi zakat ini, BSI dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan baik sebagai bank syariah terbesar di Indonesia," kata Hery. Hery menyebutkan, pembayaran zakat ini mencerminkan salah satu aspek unik dari bank syariah, yang mampu memberikan nilai tambah bagi bangsa. Hal ini menegaskan bahwa kemajuan ekonomi tidak hanya didorong oleh faktor-faktor material, tetapi juga aspek spiritual dan sosial. "Sebagai institusi keuangan syariah yang juga berstatus perusahaan terbuka, BSI memberikan value bagi negara berupa pembayaran pajak. Kemudian juga memberi value berupa zakat bagi masyarakat dan dividen bagi pemegang saham," ungkapnya. Selain itu, sebagai komitmen untuk membawa dan memfasilitasi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, BSI juga menghadirkan instrumen zakat, shadaqah dan waqaf (ziswaf) dalam layanan perbankan BSI. Dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat dan kinerja impresif BSI, jumlah zakat yang dibayarkan perusahaan pun terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2021, zakat perusahaan yang disalurkan oleh BSI mencapai Rp123,2 miliar. Kemudian meningkat menjadi Rp173,1 miliar pada 2022, dan pada 2023 sebesar Rp222,7 miliar. Hal ini pun disambut baik oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., yang mengucapkan terima kasih kepada BSI yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Hal ini merupakan wujud dukungan yang diberikan BSI untuk menyejahterakan umat. "Pengumpulan dan penyaluran zakat kita semakin baik secara kuantitas dan kualitas, ini tidak terlepas dari upaya BAZNAS membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak salah satunya dengan PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk (BSI),” ujar Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, BSI secara konsisten terlibat dalam mendukung pengelolaan zakat mulai dari pengumpulan di mana BSI membayarkan zakat perusahaan dan karyawannya melalui BAZNAS setiap tahunnya, dan dalam penyaluran pun BSI telah membantu BAZNAS dalam program-program sosial dan ekonomi. Adapun kegiatan penyerahan zakat presiden dan wakil presiden serta para menteri dan pejabat pemerintah juga didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI).
BERITA15/03/2024 | Humas Baznas RI
*Dukung Perzakatan di Indonesia, Presiden dan Wapres RI Raih Penghargaan Lifetime Achievement BAZNAS Awards 2024*
*Dukung Perzakatan di Indonesia, Presiden dan Wapres RI Raih Penghargaan Lifetime Achievement BAZNAS Awards 2024*
*SIARAN PERS* _Nomor: 105/HUM-BAZ/III/2024_ Rabu, 13 Maret 2024 *Dukung Perzakatan di Indonesia, Presiden dan Wapres RI Raih Penghargaan Lifetime Achievement BAZNAS Awards 2024* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan penghargaan Lifetime Achievement BAZNAS Awards 2024 kepada Presiden RI, Joko Widodo dan Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin yang telah mendukung perzakatan di Indonesia. Penghargaan Lifetime Achievement diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam acara Zakat Istana di Istana Presiden, Rabu (13/3/2024). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang telah mendukung perzakatan di Indonesia. "Kami dengan segala hormat, atas nama BAZNAS seluruh Indonesia untuk bisa memberikan penghargaan kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden Lifetime Achievement atas perannya yang luar biasa kepada BAZNAS dan perzakatan," ujar Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, salah satu bukti dukungan yang diberikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin adalah peluncuran Gerakan Cinta Zakat pada 2021 lalu, yang telah memberikan banyak dampak dan manfaat bagi masyarakat. "Gerakan Cinta Zakat telah memberikan dampak yang sangat besar terhadap kinerja pengumpulan zakat secara nasional dari berbagai sektor salah satunya dari sektor pemerintahan," katanya. Melalui gerakan tersebut, lanjut Kiai Noor, kementerian, lembaga, badan, sektor usaha milik negara dan swasta, serta turut berpengaruh kepada kepatuhan ASN seluruh Indonesia dalam menunaikan zakat. "Sehingga zakat di Indonesia tumbuh dengan pesat baik secara kuantitas maupun kualitas, baik yang dirasakan muzaki maupun oleh mustahik," ungkapnya. Karenanya, Kiai Noor menegaskan ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden atas dukungannya dalam mendorong Gerakan Cinta Zakat di Indonesia, sehingga pengumpulan zakat secara kuantitas dan kualitas tumbuh dengan baik. Pelaksanaan Zakat Istana dirangkai dengan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada para mustahik untuk meningkatkan perekonomian mereka. Kegiatan penyerahan zakat presiden dan wakil presiden serta para menteri dan pejabat pemerintah ini turut didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI).
BERITA15/03/2024 | Humas Baznas RI
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Kolaka Utara.

Lihat Daftar Rekening →