WhatsApp Icon
Rakor Optimalisasi Kampanye ZIS, BAZNAS Kolaka Utara Dorong Kolaborasi untuk Tingkatkan Kesadaran Umat

Kolaka Utara — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kolaka Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Kampanye Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) untuk Menumbuhkan Kesadaran Umat, pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Aula Pertemuan BAZNAS Kolaka Utara.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Ir. Ikhwan, MM, yang hadir mewakili Pemerintah Daerah Kolaka Utara. Rakor tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi antar lembaga dan elemen keumatan dalam meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat terhadap kewajiban zakat.

Rakor dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kolaka Utara Ajmal Arif, Lc., S.HI., MH, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kolaka Utara Hj. Hasiah Kadir, S.Ag, serta sejumlah pimpinan lembaga keagamaan. Turut hadir perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Utara H. Sudianto, S.Ag, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Hj. Darniati, S.Ag, Ketua MUI Kabupaten Kolaka Utara Dr. Saliudin Hasim, S.Pd.I., M.Si, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kolaka Utara Akmal Bintang, S.Ag., M.Pd, Ketua DMI dari 15 kecamatan, serta 15 orang muballigh se-Kabupaten Kolaka Utara.

Dalam sambutannya, Asisten I Setda Kolut Ir. Ikhwan, MM menegaskan bahwa kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah merupakan kebutuhan strategis dalam mengoptimalkan pengelolaan dan kampanye zakat. Menurutnya, zakat tidak hanya berdimensi ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Utara, H. Sudianto, S.Ag, menyampaikan dukungan penuh Kementerian Agama terhadap program-program BAZNAS, khususnya dalam upaya edukasi dan sosialisasi zakat kepada umat melalui pendekatan dakwah dan kelembagaan keagamaan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua MUI Kabupaten Kolaka Utara Dr. Saliudin Hasim, S.Pd.I., M.Si mengajak seluruh peserta rakor untuk memaksimalkan peran media sosial sebagai sarana kampanye zakat, dengan menyertakan dalil-dalil syar’i agar pesan yang disampaikan memiliki kekuatan religius dan mudah diterima masyarakat.

Ketua BAZNAS Kolaka Utara, Ajmal Arif, Lc., S.HI., MH, dalam paparannya menekankan pentingnya kerja sama seluruh komponen, mulai dari pemerintah, tokoh agama, muballigh, hingga pengurus masjid, dalam menyebarluaskan pemahaman tentang kewajiban zakat. Ia berharap kampanye ZIS dapat dilakukan secara masif, terstruktur, dan berkelanjutan agar manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh umat.

 

Rapat koordinasi ini ditutup oleh Asisten I Setda Kolaka Utara Ir. Ikhwan, MM, yang sekaligus menyampaikan closing statement, dengan harapan agar hasil rakor dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata dan kolaboratif demi meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infaq, dan shadaqah.

07/01/2026 | Kontributor: Hisbullah, S.Pd., M.Pd (Kabid Humas BAZNAS Kolaka Utara)
BAZNAS Kolaka Utara Gelar Bimbingan Penyelenggaraan Jenazah untuk Perempuan dari Seluruh Desa

Kolaka Utara – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kolaka Utara mengadakan kegiatan Bimbingan Penyelenggaraan Jenazah tingkat kabupaten tahun 2025, bertempat di Aula Kantor BAZNAS Kolaka Utara pada Selasa, 25 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan peserta perempuan dari seluruh desa se-Kabupaten Kolaka Utara, masing-masing satu orang.

Pelatihan ini digelar sebagai salah satu bentuk penguatan kapasitas masyarakat, khususnya perempuan, dalam memahami tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai syariat Islam. Kegiatan diawali dengan laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kolaka Utara, Dra. Hj. Hukmiah, yang menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk meningkatkan literasi fiqih kemasyarakatan di tingkat desa.

Ketua BAZNAS Kolaka Utara, Bapak Ajmal Arif, Lc., S.HI., MH., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai bekal pelayanan sosial-keagamaan di tengah masyarakat. Ia berharap, seluruh peserta setelah kembali ke desanya masing-masing dapat membentuk tim penyelenggaraan jenazah sehingga pelayanan terhadap umat dapat berjalan lebih cepat dan sesuai tuntunan syariat.

“Kami berharap ibu-ibu yang hadir hari ini menjadi motor penggerak di desanya, agar setiap desa memiliki tim yang siap menjalankan tugas dengan baik dan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Acara kemudian dibuka secara resmi dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kabid Humas BAZNAS Kolaka Utara, Hisbullah, S.Pd., M.Pd., sebagai penanda dimulainya rangkaian bimbingan yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh antusiasme dari peserta.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Kolaka Utara berharap pelayanan keagamaan di masyarakat semakin tertata dan memberikan manfaat luas bagi seluruh warga Kabupaten Kolaka Utara.

25/11/2025 | Kontributor: Hisbullah, S.Pd., M.Pd (Kabid Humas BAZNAS Kolaka Utara)
BAZNAS Sulawesi Tenggara Gelar Rakorda se-Sultra di Kolaka Utara

Lasusua, Kolaka Utara — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Tenggara melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) se-Provinsi Sulawesi Tenggara pada 11–13 November 2025 di Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara. Kegiatan strategis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, merumuskan program zakat yang lebih efektif, serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

Rakorda dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, lembaga, dan tokoh masyarakat. Gubernur Sulawesi Tenggara hadir melalui perwakilan Kepala Biro Administrasi dan Kesra Provinsi Sulawesi Tenggara. Ketua BAZNAS RI turut menyampaikan arahan secara virtual melalui Zoom Meeting. Kementerian Agama Sulawesi Tenggara juga hadir melalui Kepala Bidang Zakat dan Wakaf.

Selain itu, hadir pula Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Tenggara, Bupati Kolaka Utara yang diwakili Asisten I, Kepala Kemenag Kolaka Utara, serta unsur Forkopimda Kolaka Utara seperti Kajari, Ketua Pengadilan Negeri Lasusua, Kapolres Kolaka Utara, camat se-Kolaka Utara, kepala KUA se-Kolaka Utara, UPZ, alim ulama, dan seluruh delegasi BAZNAS kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara, Ajmal Arif, Lc., S.HI., M.H, menyampaikan rasa syukur dan penghargaan atas kehadiran seluruh peserta Rakorda di “kabupaten paling ujung di Sulawesi Tenggara” tersebut. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan BAZNAS Kolaka Utara dalam menjadi lembaga dengan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah tertinggi se-Sulawesi Tenggara tidak terlepas dari dukungan kuat Pemerintah Daerah Kolaka Utara.

“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan luar biasa sehingga BAZNAS Kolaka Utara mampu meraih capaian pengumpulan tertinggi di Sulawesi Tenggara. Ini merupakan bukti nyata sinergi dan kepercayaan masyarakat,” ujar Ajmal Arif.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh sponsor dan mitra kegiatan yang telah membantu terselenggaranya Rakorda, di antaranya Pemda Kolaka Utara, Kementerian Agama Kolaka Utara, PT Tambang Mineral Maju Batuputih, Bank Sultra, Islamic Center Masjid Agung Kolaka Utara, Hotel Berlian, Hotel Utama, Toko Hidayat, Halid Computer, Mega Print, Najwa Mart, dan Gerai Batik Lapai.

Ajmal menutup sambutannya dengan harapan bahwa Rakorda BAZNAS se-Sultra tahun 2025 ini dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh pengurus BAZNAS untuk semakin meningkatkan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat, terutama kaum mustahik yang membutuhkan perhatian dan program yang berkelanjutan.

Kegiatan Rakorda akan berlangsung selama tiga hari dengan agenda pembahasan penguatan kelembagaan, strategi pengumpulan dan pendistribusian zakat, hingga sinergi program antara BAZNAS kabupaten/kota dan BAZNAS Provinsi Sulawesi Tenggara.

17/11/2025 | Kontributor: Hisbullah, S.Pd., M.Pd (Kabid Humas BAZNAS Kolaka Utara)
Ketua BAZNAS Kolaka Utara Dorong Sinergi dengan BKKBN untuk Cegah Stunting di Batu Putih

Kolaka Utara, Sultra — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kolaka Utara, Ajmal Arif, Lc., S.HI., MH, menghadiri kegiatan Rapat Konsultasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kolaka Utara di Aula Kantor Kecamatan Batu Putih, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan tersebut menjadi ajang sinergi lintas sektor dalam memperkuat pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting. Dalam rapat itu, berbagai pihak terlibat aktif, mulai dari unsur Forkopimda, OPD, Camat Batu Putih, kepala desa se-Kecamatan Batu Putih, Kepala Puskesmas, Kapolsek Batu Putih, hingga tokoh masyarakat dan kader kesehatan.

Kolaborasi Lintas Sektor

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kolaka Utara Ajmal Arif menekankan pentingnya kolaborasi antara BKKBN dan lembaga amil zakat dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Menurutnya, lembaga zakat dapat memainkan peran strategis dalam mendukung kebutuhan gizi dan pemberdayaan ekonomi keluarga berisiko stunting.

 “Sinergi antara BAZNAS dan BKKBN bisa menjadi solusi konkret dalam menekan angka stunting. Melalui dana zakat, kita dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar gizi dan pemberdayaan keluarga yang membutuhkan,” ujar Ajmal.

Paparan Program “Genting”

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kolaka Utara, Hj. Rayani, S.P., memaparkan secara rinci pelaksanaan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Program ini merupakan gerakan berbasis komunitas yang melibatkan individu, kelompok, perusahaan, dan pemerintah daerah sebagai “orang tua asuh” bagi keluarga berisiko stunting.

Dari data DPPKB, jumlah balita stunting di Kecamatan Batu Putih mencapai 23 anak atau sekitar 4 persen. Menurut Hj. Rayani, angka tersebut masih tergolong tinggi sehingga memerlukan langkah cepat dan kolaboratif.

 “Kami mengajak semua pihak—baik tokoh masyarakat, pelaku usaha, maupun perangkat pemerintahan—untuk ikut menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting. Dengan keterlibatan bersama, kita bisa menciptakan generasi sehat, cerdas, dan kuat,” ujar Hj. Rayani.

 Fokus Pendampingan Keluarga

Ia menambahkan, sasaran utama program ini mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi di bawah usia dua tahun (baduta). Bantuan diberikan dalam bentuk nutrisi dan non-nutrisi, termasuk peningkatan akses air bersih, edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja dan calon pengantin, serta peningkatan kapasitas ekonomi keluarga.

“Pencegahan stunting tidak cukup dengan bantuan gizi saja. Edukasi dan pendampingan berkelanjutan kepada keluarga juga sangat penting agar anak-anak kita tumbuh optimal,” tambahnya.

 Penyaluran Bantuan Nutrisi

Sebagai Bentuk nyata dukungan terhadap gerakan ini, Tim TPPS Kolaka Utara turut menyalurkan bantuan nutrisi berupa susu UHT dari PT Nipper Pratama Inforindo kepada enam keluarga berisiko stunting di Kecamatan Batu Putih. Bantuan tersebut diberikan berdasarkan rekomendasi ahli gizi RSUD Jafar Harun Lasusua.

Kegiatan ditutup dengan harapan bersama agar program “Genting” dapat menjadi gerakan berkelanjutan di seluruh wilayah Kolaka Utara.

 “Dengan keterlibatan semua elemen masyarakat, kita optimistis Kolaka Utara bisa terbebas dari stunting dan melahirkan generasi unggul di masa depan,” pungkas Hj. Rayani.

31/10/2025 | Kontributor: Hisbullah, S.Pd., M.Pd (Kabid Humas BAZNAS Kolaka Utara)
Ketua BAZNAS Kolaka Utara Dorong Sinergi BKKBN dan Lembaga Zakat untuk Cegah Stunting

Kolaka Utara, KendariPos.id — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kolaka Utara, Ajmal Arif, Lc., S.HI., MH, menghadiri kegiatan Rapat Evaluasi dan Pelaporan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) di Kecamatan Tolala, Kamis (30/10/2025).

Dalam sambutannya, Ajmal menegaskan pentingnya sinergi antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan lembaga amil zakat dalam memperkuat upaya pencegahan stunting di daerah.

“Zakat memiliki potensi besar untuk membantu keluarga berisiko stunting, baik dalam bentuk bantuan gizi maupun pemberdayaan ekonomi. BAZNAS siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menekan angka stunting di Kolaka Utara,” ujar Ajmal.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dalam menurunkan angka stunting menuju nol persen, sejalan dengan visi pembangunan Generasi Emas Indonesia 2045.

Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nur Rahman Umar, melalui Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bakrie, SKM, menyampaikan bahwa rapat evaluasi TPPS bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor, sinergi program, serta pemanfaatan anggaran yang tepat sasaran dalam upaya menekan angka stunting di daerah.

“Upaya ini memerlukan komitmen seluruh unsur pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Capaian kita saat ini sudah baik, tapi harus terus diperkuat agar Kolaka Utara bisa mencapai target nol persen stunting,” kata Bakrie saat membacakan sambutan Bupati.

Berdasarkan data PPGBM per Agustus 2025, angka stunting di Kolaka Utara tercatat 3,5 persen atau 282 balita, dengan Kecamatan Tolala memiliki 16 balita stunting atau 7,9 persen. Angka tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala DPPKB Kolaka Utara, Hj. Rayani, S.P., memperkenalkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) — sebuah inisiatif berbasis komunitas yang melibatkan individu, kelompok, perusahaan, dan pemerintah daerah sebagai ‘orang tua asuh’ bagi keluarga berisiko stunting.

“Program ini menyasar keluarga kurang mampu, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 0–23 bulan. Dukungan diberikan dalam bentuk bantuan nutrisi, makanan lokal bergizi, dan edukasi gizi keluarga,” jelas Rayani.

Menurut Bakrie, program percepatan penurunan stunting merupakan bagian dari program prioritas nasional, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Peraturan tersebut menjadi pedoman bagi pemerintah dari pusat hingga desa untuk menyusun dan melaksanakan aksi nyata dalam menekan prevalensi stunting.

“Sinergi antara OPD, kepala desa, BAZNAS, dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting. Hanya dengan kolaborasi, target stunting nol persen dapat terwujud,” tegas Bakrie.

Rapat di Kecamatan Tolala itu dihadiri oleh Forkopimda Kolaka Utara, para kepala OPD, Camat Tolala, kepala desa se-Kecamatan Tolala, Kapolsek, Kepala Puskesmas, koordinator PKB, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat.

30/10/2025 | Kontributor: Hisbullah, S.Pd., M.Pd (Kabid Humas BAZNAS Kolaka Utara)

Berita Terbaru

*Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jabotabek saat Ramadhan, BAZNAS Siapkan 450 Outlet Z-Chicken*
*Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jabotabek saat Ramadhan, BAZNAS Siapkan 450 Outlet Z-Chicken*
*SIARAN PERS* _Nomor: 117/HUM-BAZ/III/2024_ Sabtu, 16 Maret 2024 *Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jabotabek saat Ramadhan, BAZNAS Siapkan 450 Outlet Z-Chicken* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melalui program Z-Chicken, siap membantu masyarakat Jabotabek dalam memenuhi kebutuhan hidangan berbuka puasa, selama bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah. Z-Chicken merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik yang dirintis oleh BAZNAS dengan menyediakan berbagai pilihan menu ayam goreng tepung dengan harga yang terjangkau. “Alhamdulillah, tahun ini BAZNAS menargetkan 450 outlet Z-Chicken yang tersebar di wilayah Jabotabek. Kehadiran Z-Chicken diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan hidangan berbuka puasa yang lezat dan murah,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (16/3/2024). Saidah menjelaskan, BAZNAS telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut Ramadhan tahun ini. Di antaranya, dengan melakukan pelatihan dan pendampingan kepada para mustahik yang menjadi pengelola outlet Z-Chicken. “Kami ingin memastikan bahwa para pengelola Z-Chicken memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola usahanya,” tegas Saidah. BAZNAS juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra untuk menyediakan bahan baku dan peralatan yang dibutuhkan oleh outlet Z-Chicken. “Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para mitra yang telah mendukung program Z-Chicken, karena bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagi para mustahik untuk meningkatkan taraf ekonomi mereka,” ujar Saidah. Selain menyediakan hidangan berbuka puasa dengan harga terjangkau, Z-Chicken juga akan mengadakan program Hidangan Berkah Ramadhan. ZChicken menjadi salah satu menu pada program penyaluran makanan berbuka puasa yang disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan di bulan Ramadhan, sehingga kebutuhan gizi mereka dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Saidah. Z-Chicken menyediakan berbagai pilihan menu berbuka puasa dengan harga yang terjangkau. Di antaranya, menu ayam goreng tepung per paketnya mulai dari Rp12.000 hingga Rp18.000.
BERITA16/03/2024 | Humas Baznas RI
*BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Digital dalam Pengelolaan Zakat*
*BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Digital dalam Pengelolaan Zakat*
*SIARAN PERS* _Nomor: 115/HUM-BAZ/III/2024_ Jum'at, 15 Maret 2024 *BAZNAS RI Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Digital dalam Pengelolaan Zakat* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi Lembaga Amil Zakat/Organisasi Pengelola Zakat dalam pemanfaatan digitalisasi untuk zakat agar lebih optimal. Kerenanya, BAZNAS terus berupaya melakukan gagasan dalam memberi kemudahan bagi masyarakat melalui Zakat Digital. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Sc., Ph.D dalam Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Expert Series Special Ramadhan yang diselenggarakan secara virtual, Jumat (15/3/2024). Diantara gagasan BAZNAS dalam memudahkan pengelolaan zakat di Indonesia adalah dengan memanfaatkan penggunaan digital zakat. Hal ini ditujukan untuk memajukan kinerja BAZNAS. "Kami ingin mendorong agar pemanfaatan pengelolaan digital zakat dapat dilakukan secara merata oleh BAZNAS seluruh Indonesia," kata Nadratuzzaman. Nadratuzzaman menambahkan, saat ini ada tujuh tantangan dalam pengelolaan zakat di era digital. Ketujuh tantangan tersebut yaitu verifikasi, privasi, security, tranparansi, perbedaan generasi, peran amil, teknologi. Tantangan pertama menurut Nadratuzzaman adalah verifikasi yang bertujuan agar pengelola zakat dapat memastikan identitas pembayar zakat atau muzaki. Kemudian untuk untuk memastikan mustahik yang mengajukan permohonan secara digital adalah yang berhak mendapatkan dana zakat. "Pengelola zakat juga harus memastikan profil data muzaki dan mustahik agar terlindungi. Ini merupakan tantangan kedua yakni privasi," jelasnya. Tantangan ketiga adalah keamanan, di mana menurut Nadratuzzaman, pengelola zakat harus menyediakan platform yang aman, kredibel dan memudahkan masyarakat dalam berdonasi atau mengajukan permohonan dana. "Di sisi lain, masyarakat harus menyadari bahwa donasi digital yang disalurkan sudah melalui platform yang benar," jelasnya. Selanjutnya, tantangan pengelola zakat digital adalah transparansi. Nadratuzzaman mengatakan, jika pengelola zakat saat ini harus mampu berani untuk terbuka. "Harus pula dapat memberikan informasi kepada publik atas laporan dan aktivitasnya. Untuk tantangan berikutnya yaitu perbedaan generasi di mana pengelola zakat harus mampu mengakomodir kebutuhan lintas generasi.Sementara tantangan peran amil dan pengelola zakat yaitu seluruh pengelola zakat harus menggunakan teknologi dalam mengelola zakat," ujarnya. "Daerah wilayah timur harus dibantu untuk dapat menggunakan SIMBA," ucap Nadratuzzaman. "Tantangan terakhir adalah pemanfaatan teknologi, ini bertujuan agar seluruh pengelola zakat harus terkoneksi dengan internet," pungkasnya.
BERITA16/03/2024 | Humas Baznas RI
*Perkuat UMKM Mustahik, BAZNAS RI Bersama PRIMA DMI dan IPTI Luncurkan ZCorner*
*Perkuat UMKM Mustahik, BAZNAS RI Bersama PRIMA DMI dan IPTI Luncurkan ZCorner*
*SIARAN PERS* _Nomor: 114/HUM-BAZ/III/2024_ Jum'at, 15 Maret 2024 *Perkuat UMKM Mustahik, BAZNAS RI Bersama PRIMA DMI dan IPTI Luncurkan ZCorner* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) dan Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) meluncurkan ZCorner yang berlokasi di Masjid Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2024). Konsep ZCorner merupakan upaya kolaboratif untuk mengumpulkan UMKM binaan BAZNAS dan produk UMKM lainnya yang telah mendapatkan sertifikasi halal dalam satu lokasi pemasaran. Melalui ZCorner, BAZNAS memberikan dukungan nyata dengan memberdayakan UMKM melalui pemasaran yang terorganisir, bertema Zona Halal. Program ZCorner tersebut diresmikan dalam rangkaian acara "Ramadhan with Palestine: The Journey of Key" yang dihadiri oleh Wakil Presiden Ke-10 dan 12, Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI Dr. Drs. H. Muhammad Yusuf Kalla, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP., Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (MUI) Pusat Bapak Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., serta Mufti Al Azhar Palestina Syekh Sameeh Al Hajjaj. Wakil Presiden Ke-10 dan 12 yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI Dr. Drs. H. Muhammad Yusuf Kalla, menyambut baik program ZCorner yang diusung BAZNAS tersebut. Menurutnya, kolaborasi PRIMA MI dan BAZNAS ini menjadi upaya yang nyata untuk memajukan remaja Masjid sehingga mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi mereka. "Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat para pemuda beribadah, mencari ilmu tetapi dapat menjadi tempat untuk belajar mengelola bisnis," tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum menyampaikan, ZCorner merupakan program pemasaran yang sudah terintegrasi. Melalui program ini BAZNAS bersama PRIMA DMI melakukan pemberdayaan kepada mustahik dari kalangan remaja Masjid. "Melalui program ZCorner, para pelaku UMKM mustahik dari remaja Masjid ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan ekonominya dan menjadikan mereka menjadi muzaki di kemudian hari," ujar Mo Mahdum. Mo Mahdum menjelaskan, program ZCorner berbasis Masjid ini akan didorong inisiasi pemasaran usaha ZCoffee, ZChicken, ZMart oleh mustahik binaan. Tidak hanya itu, UMKM pilihan di wilayah sekitar Masjid dari golongan fakir miskin juga akan didorong untuk mendapatkan intervensi dan dukungan BAZNAS. "Dengan dilakukannya pengembangan fasilitas berjualan UMKM melalui program ZCorner berbasis Masjid ini diharapkan bisa menjadi suatu percontohan keberpihakan mustahik sektor UMKM untuk nanti dapat maju bersama, hingga dapat diduplikasi oleh BAZNAS Daerah dan stakeholder lainnya. Sehingga tujuan BAZNAS dalam upaya meningkatkan pendapatan UMKM serta dapat mengatasi kemiskinan dan pengangguran dengan menyediakan lapangan kerja baru dapat terwujud," pungkasnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Program Ekonomi Berjamaah Mohamad Andi R. Reksowardhana menjelaskan, program perdana ini akan diduplikasi di berbagai Masjid di Indonesia. "Pelaksananya remaja masjid seperti di Jakarta saat ini sebagai garda terdepan untuk melakukan koordinasi kepada UMKM adalah PRIMA DMI DKI Jakarta," ujarnya. Lanjutnya, program ekonomi berjamaah yang berfokus pada pemberdayaan remaja Masjid dan kerja sama pengelolaan aset Masjid ini dilakukan secara terbuka dengan mengajak berbagai lembaga dan organisasi. "Saat ini kerja sama terjalin juga dengan Sahabat Masjid Berdaya dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jakarta," katanya didampingi Direktur Pemberdayaan Aset Masjid PP PRIMA DMI Raden Ahmad Nabhan.
BERITA16/03/2024 | Humas Baznas RI
*Beri Kemudahan Bersedekah, BAZNAS RI Bersama Masjid Nurullah Kalibata City Gulirkan Program Sedekah Barang*
*Beri Kemudahan Bersedekah, BAZNAS RI Bersama Masjid Nurullah Kalibata City Gulirkan Program Sedekah Barang*
*SIARAN PERS* _Nomor: 113/HUM-BAZ/III/2024_ Jum'at, 15 Maret 2024 *Beri Kemudahan Bersedekah, BAZNAS RI Bersama Masjid Nurullah Kalibata City Gulirkan Program Sedekah Barang* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Masjid Nurullay Kalibata City meluncurkan program Sedekah Barang, sebagai upaya membangun kepedulian masyarakat untuk menciptakan kesadaran bersama. Peluncuran progam Sedekah Barang ini turut dihadiri Direktur Pengumpulan Perorangan, Fitriansyah Agus Setiawan dan Ketua DKM Masjid Nurullah Kalibata City, Ustaz Muhamad Mada Husein di Kalibata City Tower Cendana, Jakarta, Jumat (15/3/2024). Dalam sambutannya, Direktur Pengumpulan Perorangan, Fitriansyah Agus Setiawan menyampaikan, program Sedekah Barang hadir memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk bersedekah berupa barang-barang bekas yang masih memiliki nilai manfaat. "BAZNAS menyambut positif program Sedekah Barang karena merupakan sebuah inovasi dan terobosan yang diharapkan dapat memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan sosial melalui pemanfaatan barang-barang bekas," ujarnya. Melalui program ini, lanjut dia, BAZNAS bersama pengurus DKM Masjid Nurullah Kalibata City telah berkomitmen bersama mengajak penghuni apartemen Kalibata City dan masyarakat umum untuk mendukung gerakan Sedekah Barang. "Harapan kami, kegiatan launching ini dapat menjadi sebuah jembatan kebaikan yang menggabungkan semua dalam upaya kontribusi mengurangi dampak kesenjangan dari second-hand goods hingga membuka syiar yang lebih luas lagi," jelasnya. Fitriansyah juga mengatakan, program Sedekah Barang ini memberikan solusi bagi donator di lingkungan apartemen Kalibata City untuk bersedekah di BAZNAS melalui barang bekas yang masih memiliki nilai manfaat dan nilai jual melalui drop box yang tersedia. Terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan M.Si menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat mewujudkan program ini, sehingga dapat terlaksana dengan lancar. Rizaludin berharap program Sedekah Barang dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk terlibat aktif dalam aksi sosial dan berbagi kepada sesama. “Program Sedekah Barang ini bukanlah semata tentang memberikan bantuan materi, namun lebih jauh lagi tentang memperkuat ikatan kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah-tengah masyarakat,” katanya. Sementara itu, Ketua DKM Masjid Nurullah Kalibata City, Ustaz Muhamad Mada Husein menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI atas kolaborasi yang sudah terjalin ini. Dia menyebut para jamaah sangat antusias dengan adanya program Sedekah Barang yang diinisiasi oleh BAZNAS RI, yang merupakan terobosan baru untuk memudahkan masyarakat dalam bersedekah. “Ini sebagai terobosan baru yang tentu akan memudahkan masyarakat dalam bersedekah. Kami berharap makin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program Sedekah Barang ini," harapnya.*Beri Kemudahan Bersedekah, BAZNAS RI Bersama Masjid Nurullah Kalibata City Gulirkan Program Sedekah Barang*
BERITA16/03/2024 | Humas Baznas RI
*Melalui Sedekah Konsumen Alfamidi, BAZNAS RI Salurkan Paket Logistik Keluarga di Tangerang*
*Melalui Sedekah Konsumen Alfamidi, BAZNAS RI Salurkan Paket Logistik Keluarga di Tangerang*
*SIARAN PERS* _Nomor: 112/HUM-BAZ/III/2024_ Jum'at, 15 Maret 2024 *Melalui Sedekah Konsumen Alfamidi, BAZNAS RI Salurkan Paket Logistik Keluarga di Tangerang* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Alfamidi menyalurkan 2.050 paket logistik keluarga untuk membantu para lansia, difabel, dan pekerja rentan yang membutuhkan dalam memenuhi kebutuhan pokok. Bantuan ini merupakan hasil penggalangan Sedekah Konsumen Alfamidi. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen dari BAZNAS RI dan Alfamidi untuk memberikan dukungan kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan di Kota Tangerang, Jumat (15/3/2024). Dalam agenda tersebut, Plt. Direktur Pendayagunaan Layanan UPZ dan CSR, Eka Budhi Sulistyo dan Branch Manager Alfamidi Cabang Bitung, Rudi Widodo, turut hadir untuk menyalurkan paket bantuan secara langsung kepada para penerima manfaat. Terpisah, Plt. Direktur Pendayagunaan Layanan UPZ dan CSR, Eka Budhi Sulistyo mengungkapkan, penyaluran bantuan tersebut adalah bentuk nyata dari kepedulian BAZNAS RI dan Alfamidi terhadap para lansia, difabel, dan pekerja rentan yang sangat membutuhkan bantuan. "Kami memiliki tanggung jawab sosial yang besar untuk membantu mereka yang membutuhkan bantuan," kata Eka. Menurutnya, penyaluran ini menjadi contoh konkret dari upaya bersama antara lembaga swasta dan badan amil zakat dalam memberikan bantuan kepada lansia, difabel, dan pekerja renta yang membutuhkan dukungan ekstra. "Semangat kerja sama ini menjadi penegasan bahwa kepedulian terhadap sesama tetap menjadi prioritas, terutama dalam situasi sulit yang dihadapi oleh sebagian masyarakat," ujarnya. Terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA., berharap, paket bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan untuk menjalani bulan suci Ramadhan. "300 paket logistik yang disalurkan hari ini bukan hanya sekadar bantuan materi, namun juga sebuah pesan bahwa di tengah kesulitan, kita tidak sendiri. Bahwa ada tangan-tangan yang siap membantu, dan ada hati yang penuh dengan kebaikan untuk menopang satu sama lain," katanya. Sementara itu, Branch Manager Alfamidi cabang Bitung, Rudi Widodo berterima kasih kepada konsumen Alfamidi yang dengan ikhlas menyisihkan uang kembaliannya. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kelompok masyarakat yang sedang membutuhkan. "Harapannya, penyaluran sedekah konsumen ini dapat memberikan dampak yang signifikan bagi kelompok yang membutuhkan, meringankan beban hidup mereka dalam menghadapi kesulitan ekonomi yang sedang dihadapi," katanya.
BERITA15/03/2024 | Humas Baznas RI
*Optimalkan Potensi Zakat, BAZNAS Dorong Pentingnya Dukungan UPZ di Lembaga Pemerintahan*
*Optimalkan Potensi Zakat, BAZNAS Dorong Pentingnya Dukungan UPZ di Lembaga Pemerintahan*
*SIARAN PERS* _Nomor: 110/HUM-BAZ/III/2024_ Kamis, 14 Maret 2024 *Optimalkan Potensi Zakat, BAZNAS Dorong Pentingnya Dukungan UPZ di Lembaga Pemerintahan* Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP menyampaikan pentingnya dukungan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lembaga pemerintah, sebagai bentuk merealisasikan target zakat di tingkat nasional. Hal itu dipaparkan Mo Mahdum saat menjadi narasumber dalam Kajian Ramadhan di Masjid Al Bahri Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, pada Kamis, (14/3/2024). "Potensi zakat Indonesia mencapai Rp327 triliun pada tahun 2022. Potensi ini setara dengan 75 persen anggaran perlindungan sosial APBN Indonesia," kata Mo Mahdum. Menurut Mo Mahdum, potensi zakat yang tinggi ini dapat dioptimalkan dengan sinergitas dan kolaborasi seluruh pengelola zakat di Indonesia baik BAZNAS, LAZ, maupun UPZ, serta dukungan stakeholder lain. "UPZ sebagai mitra BAZNAS, memiliki tujuan untuk memfasilitasi layanan zakat pada pegawai di Kementerian/Lembaga Negara/BUMN, BUMS yang zakatnya selama ini belum optimal dan belum dikelola dengan baik," katanya. Karenanya, Mo Mahdum berharap kehadiran UPZ mampu memberikan dampak yang cukup signifikan bagi pengelolaan zakat di Indonesia. "BAZNAS dengan dibantu UPZ di lingkungan pemerintah dapat terus mengoptimalkan zakat agar semakin banyak umat yang terlayani dan semakin banyak mustahik yang menjadi lebih sejahtera," katanya.
BERITA15/03/2024 | Humas Baznas RI
*BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah 2024 Rp45 Ribu sampai Rp55 Ribu*
*BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah 2024 Rp45 Ribu sampai Rp55 Ribu*
*SIARAN PERS* _Nomor: 108/HUM-BAZ/III/2024_ Kamis, 14 Maret 2024 *BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah 2024 Rp45 Ribu sampai Rp55 Ribu* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menetapkan besaran zakat fitrah tahun 2024 yang harus dibayarkan setiap individu umat Muslim sebesar Rp45 ribu sampai Rp55 ribu atau setara 2,5 kg atau 3,5 liter beras premium. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (14/3/2024). “Berdasarkan kajian yang teliti dan pertimbangan yang matang, BAZNAS RI telah memutuskan untuk menaikkan besaran zakat fitrah dari Rp45 ribu sampaii Rp55 ribu per individu, mengikuti dinamika harga beras yang terjadi,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menyatakan, keputusan tersebut mungkin akan memberikan dampak bagi sebagian masyarakat, namun hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan kewajiban zakat fitrah dapat dipenuhi dengan tepat dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam. “Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi langkah-langkah kita dalam beribadah dan berbuat kebaikan, serta menjadikan bulan Ramadhan ini sebagai waktu yang penuh berkah dan ampunan bagi kita semua,” kata Kiai Noor. Namun demikian, Kiai Noor menyampaikan, bagi umat Muslim yang mengonsumsi beras di atas atau di bawah harga standar pada ketetapan tersebut dapat menyesuaikan sesuai dengan daerahnya masing-masing. Kiai Noor menambahkan, zakat fitrah ditunaikan sejak awal Ramadhan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Sementara penyaluran zakat fitrah kepada mustahik paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri (saat sebelum khatib naik mimbar). “BAZNAS akan menyalurkan zakat fitrah kepada mustahik (penerima zakat) yang terdiri dari delapan golongan yang telah ditetapkan dalam syariat (ajaran) Islam,” katanya.
BERITA15/03/2024 | Humas Baznas RI
*Di Acara Zakat Istana, BSI Salurkan Zakat Rp222 Miliar melalui BAZNAS RI*
*Di Acara Zakat Istana, BSI Salurkan Zakat Rp222 Miliar melalui BAZNAS RI*
*SIARAN PERS* _Nomor: 107/HUM-BAZ/III/2023_ Rabu, 13 Maret 2024 *Di Acara Zakat Istana, BSI Salurkan Zakat Rp222 Miliar melalui BAZNAS RI* PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) membayarkan zakat perusahaan dan zakat karyawan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mencapai Rp222.770.769.087. Jumlah zakat BSI yang diserahkan melalui BAZNAS pada 2024 ini meningkat 29 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Hal ini semakin menegaskan komitmen BSI untuk terus memperkuat kontribusi bagi masyarakat dan negara. Secara simbolis zakat tersebut diserahkan oleh Direktur Utama BSI Hery Gunardi, kepada Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., dalam acara pelaksanaan Zakat Istana bertajuk Nikmat Berzakat: Tentramnya Muzaki Bahagianya Mustahik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, pihaknya dapat mendorong kenaikan zakat seiring dengan pertumbuhan laba bersih perseroan sepanjang 2023. Dari total zakat yang disalurkan, sebesar Rp189,7 miliar merupakan zakat dari laba perusahaan dan Rp33 miliar merupakan zakat pegawai. "Alhamdulillah, BSI kembali menjadi perusahaan dengan volume zakat terbesar di Indonesia," ujar Hery. Pihaknya berharap, dengan zakat yang disalurkan, BSI dapat semakin berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian umat juga kesejahteraan masyarakat. "Kami sadar bahwa peran kami tak hanya sebatas pada ranah perbankan syariah. Dengan komitmen yang mendalam pada keadilan sosial dan kesejahteraan umat, BSI berupaya untuk melampaui batas-batas perbankan syariah biasa. Semoga dengan terus bertambahnya kontribusi zakat ini, BSI dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan baik sebagai bank syariah terbesar di Indonesia," kata Hery. Hery menyebutkan, pembayaran zakat ini mencerminkan salah satu aspek unik dari bank syariah, yang mampu memberikan nilai tambah bagi bangsa. Hal ini menegaskan bahwa kemajuan ekonomi tidak hanya didorong oleh faktor-faktor material, tetapi juga aspek spiritual dan sosial. "Sebagai institusi keuangan syariah yang juga berstatus perusahaan terbuka, BSI memberikan value bagi negara berupa pembayaran pajak. Kemudian juga memberi value berupa zakat bagi masyarakat dan dividen bagi pemegang saham," ungkapnya. Selain itu, sebagai komitmen untuk membawa dan memfasilitasi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, BSI juga menghadirkan instrumen zakat, shadaqah dan waqaf (ziswaf) dalam layanan perbankan BSI. Dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat dan kinerja impresif BSI, jumlah zakat yang dibayarkan perusahaan pun terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2021, zakat perusahaan yang disalurkan oleh BSI mencapai Rp123,2 miliar. Kemudian meningkat menjadi Rp173,1 miliar pada 2022, dan pada 2023 sebesar Rp222,7 miliar. Hal ini pun disambut baik oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., yang mengucapkan terima kasih kepada BSI yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Hal ini merupakan wujud dukungan yang diberikan BSI untuk menyejahterakan umat. "Pengumpulan dan penyaluran zakat kita semakin baik secara kuantitas dan kualitas, ini tidak terlepas dari upaya BAZNAS membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak salah satunya dengan PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk (BSI),” ujar Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, BSI secara konsisten terlibat dalam mendukung pengelolaan zakat mulai dari pengumpulan di mana BSI membayarkan zakat perusahaan dan karyawannya melalui BAZNAS setiap tahunnya, dan dalam penyaluran pun BSI telah membantu BAZNAS dalam program-program sosial dan ekonomi. Adapun kegiatan penyerahan zakat presiden dan wakil presiden serta para menteri dan pejabat pemerintah juga didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI).
BERITA15/03/2024 | Humas Baznas RI
*Dukung Perzakatan di Indonesia, Presiden dan Wapres RI Raih Penghargaan Lifetime Achievement BAZNAS Awards 2024*
*Dukung Perzakatan di Indonesia, Presiden dan Wapres RI Raih Penghargaan Lifetime Achievement BAZNAS Awards 2024*
*SIARAN PERS* _Nomor: 105/HUM-BAZ/III/2024_ Rabu, 13 Maret 2024 *Dukung Perzakatan di Indonesia, Presiden dan Wapres RI Raih Penghargaan Lifetime Achievement BAZNAS Awards 2024* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan penghargaan Lifetime Achievement BAZNAS Awards 2024 kepada Presiden RI, Joko Widodo dan Wakil Presiden RI KH. Ma'ruf Amin yang telah mendukung perzakatan di Indonesia. Penghargaan Lifetime Achievement diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam acara Zakat Istana di Istana Presiden, Rabu (13/3/2024). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang telah mendukung perzakatan di Indonesia. "Kami dengan segala hormat, atas nama BAZNAS seluruh Indonesia untuk bisa memberikan penghargaan kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden Lifetime Achievement atas perannya yang luar biasa kepada BAZNAS dan perzakatan," ujar Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, salah satu bukti dukungan yang diberikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin adalah peluncuran Gerakan Cinta Zakat pada 2021 lalu, yang telah memberikan banyak dampak dan manfaat bagi masyarakat. "Gerakan Cinta Zakat telah memberikan dampak yang sangat besar terhadap kinerja pengumpulan zakat secara nasional dari berbagai sektor salah satunya dari sektor pemerintahan," katanya. Melalui gerakan tersebut, lanjut Kiai Noor, kementerian, lembaga, badan, sektor usaha milik negara dan swasta, serta turut berpengaruh kepada kepatuhan ASN seluruh Indonesia dalam menunaikan zakat. "Sehingga zakat di Indonesia tumbuh dengan pesat baik secara kuantitas maupun kualitas, baik yang dirasakan muzaki maupun oleh mustahik," ungkapnya. Karenanya, Kiai Noor menegaskan ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden atas dukungannya dalam mendorong Gerakan Cinta Zakat di Indonesia, sehingga pengumpulan zakat secara kuantitas dan kualitas tumbuh dengan baik. Pelaksanaan Zakat Istana dirangkai dengan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada para mustahik untuk meningkatkan perekonomian mereka. Kegiatan penyerahan zakat presiden dan wakil presiden serta para menteri dan pejabat pemerintah ini turut didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI).
BERITA15/03/2024 | Humas Baznas RI
Bersihkan harta dengan sedekah
Bersihkan harta dengan sedekah
Membersihkan harta dengan sedekah adalah tindakan yang dianjurkan dalam agama Islam. Salah satu dalilnya terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 267 yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." Membersihkan harta melalui sedekah memiliki dasar logika yang kuat. Pertama, dengan memberikan sebagian dari harta kepada yang membutuhkan, kita mengurangi sifat keserakahan dan kedekatan terhadap materi. Hal ini membantu menjaga keseimbangan dalam kepemilikan harta dan mendorong sikap rasa syukur atas karunia yang diberikan. Kedua, sedekah dapat membantu meningkatkan kesejahteraan sosial. Dengan menyumbangkan harta kepada yang membutuhkan, kita membantu mengurangi kesenjangan sosial dan memberikan bantuan kepada mereka yang kurang beruntung. Ini menciptakan masyarakat yang lebih adil dan harmonis. Ketiga, sedekah juga membawa manfaat spiritual. Dengan memberikan sedekah, kita mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT. Hal ini memperkuat hubungan kita dengan-Nya dan meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab sosial serta kewajiban terhadap sesama manusia. Dengan demikian, membersihkan harta melalui sedekah tidak hanya berdasarkan ajaran agama, tetapi juga memiliki dasar logika yang kuat dalam menjaga keseimbangan keuangan, memperkuat kesejahteraan sosial, dan meningkatkan kesejahteraan spiritual.
BERITA14/03/2024 | Hisbullah, S.Pd
Ceramah di Mesjid Agung Bahrurrasyad wal Ittihad: Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara Himbau Masyarakat Agar Memanfaatkan Ramadhan Tahun Ini sebagai Momentum Peningkatan Amal Shalih
Ceramah di Mesjid Agung Bahrurrasyad wal Ittihad: Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara Himbau Masyarakat Agar Memanfaatkan Ramadhan Tahun Ini sebagai Momentum Peningkatan Amal Shalih
Kolaka Utara, 13 Maret 2024 - Pada awal bulan Ramadhan tahun ini, tepatnya pada tanggal 11 Maret 2024, Mesjid Agung Bahrurrasyad wal Ittihad yang terletak di Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, menjadi saksi dari ceramah yang disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara, Ustadz Ajmal Arif Lc, SH.I.,MH. Dalam ceramahnya, Ustadz Ajmal Arif menyoroti pentingnya memanfaatkan momentum Ramadhan untuk meningkatkan amal shalih. Dia mengajak masyarakat untuk lebih intensif dalam melaksanakan ibadah, bersedekah, dan melakukan kebaikan lainnya. "Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Mari kita manfaatkan bulan suci ini untuk meningkatkan kualitas ibadah kita serta memperbanyak amal shalih," ujar Ustadz Ajmal Arif. Ceramah yang dihadiri oleh puluhan jamaah shalat taraweh tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah sekaligus membacakan sambutan PJ Bupati Kolaka Utara, serta dihadiri oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kolaka Utara. Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Ajmal Arif menegaskan pentingnya peran lembaga zakat dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di masyarakat. Dia mengajak para jamaah untuk aktif dalam memberikan zakat dan infak untuk membantu program-program yang telah diselenggarakan oleh BAZNAS. Ceramah tersebut juga diisi dengan himbauan untuk peduli terhadap sesama, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Ustadz Ajmal Arif menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang kepedulian sosial. "Saling tolong-menolong dan berbagi dengan sesama merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang harus kita praktekkan, terutama di bulan yang penuh berkah ini," tambahnya. Ceramah yang berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme tersebut diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi masyarakat untuk lebih giat dalam beribadah dan berbuat kebaikan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya selama bulan suci Ramadhan.
BERITA13/03/2024 | Humas BAZNAS Kolaka Utara
BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara Mulai Verifikasi Data Fakir Miskin
BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara Mulai Verifikasi Data Fakir Miskin
BAZNAS Kolaka Utara telah memulai proses verifikasi data fakir miskin di masyarakat setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan efektif dalam membantu mereka yang membutuhkan. BAZNAS Kolaka Utara menyadari pentingnya verifikasi data fakir miskin untuk menjamin distribusi bantuan yang adil dan efisien. Tim verifikasi dari BAZNAS Kolaka Utara telah terbentuk dan mulai bekerja menyusuri wilayah untuk mengidentifikasi fakir miskin yang membutuhkan bantuan. Proses verifikasi melibatkan wawancara dan pengecekan langsung ke rumah-rumah yang diduga memiliki fakir miskin. Tujuan Verifikasi yaitu untuk Memastikan bahwa bantuan sosial yang diberikan Baznas tepat sasaran. Meningkatkan efektivitas program bantuan sosial untuk fakir miskin. Dengan verifikasi yang cermat, diharapkan bantuan yang diberikan dapat lebih bermanfaat bagi penerima dan mendorong peningkatan kesejahteraan mereka. Proses verifikasi juga membantu menciptakan database yang lebih akurat dan terpercaya untuk kepentingan masa depan. BAZNAS Kolaka Utara mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan memberikan informasi yang dibutuhkan untuk proses verifikasi ini. BAZNAS juga mengimbau agar masyarakat lebih peduli terhadap sesama dan saling membantu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan bersama. Proses verifikasi data fakir miskin yang dilakukan BAZNAS Kolaka Utara merupakan langkah positif untuk memastikan bantuan sosial yang diberikan tepat sasaran. Diharapkan, dengan adanya verifikasi ini, bantuan yang diberikan dapat lebih maksimal dalam membantu meringankan beban fakir miskin di masyarakat Kolaka Utara.
BERITA13/03/2024 | Humas BAZNAS Kolaka Utara
Penyaluran Zakat Fakir dan Miskin oleh BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara di Desa Pakue Kecamatan Pakue Utara
Penyaluran Zakat Fakir dan Miskin oleh BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara di Desa Pakue Kecamatan Pakue Utara
Kolaka Utara, 08 Maret 2024 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kolaka Utara melaksanakan penyaluran zakat fakir dan miskin di Desa Pakue, Kecamatan Pakue Utara, hari Jumat kemarin. Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat kurang mampu dengan memberikan bantuan dari dana zakat yang berasal dari gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kolaka Utara. Acara penyaluran ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, turut hadir pula Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Kolaka Utara, para camat, dan ratusan masyarakat yang turut serta dalam acara penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-18 tingkat kabupaten. Sebanyak enam orang fakir menerima santunan sebesar Rp 500.000 per orang, sementara 15 orang miskin menerima santunan dana sebesar Rp 400.000 per orang. Penyaluran zakat ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah-wilayah terpencil. Kehadiran para pejabat pemerintah dalam acara tersebut juga menjadi simbol dukungan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ucapan terima kasih disampaikan kepada para muzakki yang telah menyumbangkan dana zakat, sembari doa dipanjatkan agar bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerima zakat.
BERITA09/03/2024 | Humas BAZNAS Kolaka Utara
BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara Menyalurkan Bantuan Santunan Fakir Miskin
BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara Menyalurkan Bantuan Santunan Fakir Miskin
KOLAKA UTARA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kolaka Utara telah menyalurkan bantuan santunan kepada fakir miskin di Desa Pakue pada hari Jumat, tanggal 08 Maret 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari program BAZNAS Kabupaten Kolut untuk memenuhi salah satu program penyaluran dari delapan asnaf yang berhak menerima bantuan. Acara penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri oleh Pejabat Pemerintah (Pj.) Bupati yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Kolaka Utara, serta para camat se-Kabupaten Kolaka Utara. Tak hanya itu, ratusan masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten. Bantuan yang disalurkan berupa santunan uang tunai kepada fakir miskin yang telah terdaftar dalam database. Ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka Utara Ajmal Arif, Lc.,SH.,MHI menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rutinitas yang dilakukan setiap triwulan. Semua warga fakir miskin yang terdaftar akan menerima santunan uang tunai sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi mereka. Pemerintah daerah pun memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini. Mereka berharap agar kegiatan tersebut dapat berlanjut secara berkelanjutan, memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat fakir miskin di Kabupaten Kolaka Utara.
BERITA09/03/2024 | Hisbullah, S.Pd
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat